Beranda Parlementaria Terkini Anggota DPRK Agara Tinjau Pasar Pagi dan Rumah Sakit

Anggota DPRK Agara Tinjau Pasar Pagi dan Rumah Sakit

BERBAGI

Kutacane (Waspada Aceh) – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tenggara (Agara), merespon pengaduan masyarakat hanya dalam sehari setelah tanggal merah, Rabu (26/5/2021).

Anggota DPRK Agara yang tergabung di Komisi C bidang Pembangunan dan Komisi D bidang Kesehatan, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lapangan terkait pengaduan masyarakat yang diterima sebelumnya.

Rudi Mbarung, Anggota Komisi-C DPRK Agara menyesalkan lambannya penanganan jalan utama menuju pasar pagi yang rusak berat. Hal itu terjadi sebagai akibat tidak adanya keseimbangan bobot daya tahan jalan serta tidak adanya draenase yang sesuai.

“Tidak mesti diaspal, kalau tidak bisa ditimbun aja. Itupun kalau tidak bisa ya diratakan pakai alat berat grader,” ungkap Rudi Mbarung.

Kunjungan para anggota DPRK ke lapangan tersebut, terkait dengan pemberitaan di media sosial tentang penanaman pohon pisang di jalan utama pajak pagi, sebagai ungkapan protes warga, beberapa hari sebelumnya.

Suhailuddin, Ketua Komisi C DPRK Agara, dan beberapa anggota legislatif melaksanakan inspeksi mendadak tentang keadaan jalan dan jembatan, untuk melihat seperti apa yang dikeluhkan masyarakat terkait dengan fasilitas umum.

Dalam kunjungan tersebut, anggota DPRK Aceh Tenggara didampingi oleh Kepala Dinas PUPR beserta Kepala Bidang Teknis, menjelaskan bahwa untuk memperbaiki jalan utama pasar pagi akan ditindaklajuti segera melalui anggaran rutin Dinas PUPR.

Untuk jembatan Mbarung yang amblas, saat ini masih dan sedang dalam pekerjaan. Demikian juga dengan amblasnya jembatan SMAN Perisai dan jembatan Mamas, juga akan didanai dari biaya tak terduga (BTT) Dinas PUPR. Untuk jembatan Pulo Kendondong, terkait pendanaannya, belum ada kejelasan.

Marwan Husni, Wakil Ketua Komisi D DPRK Agara menyatakan, terkait masalah video yang sempat viral di media sosial, memang diakui oleh pihak RSU H.Sahudin Kutacane, kejadian tersebut akibat kerusakan di bagian sentral oksigen dan itu sudah dibenahi dan diperbaiki..

Untuk itu, ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, agar ke depannya pihak RSU menjaga peralatan kesehatan yang ada agar dalam kondisi steril. Artinya jangan lagi sempat terjadi seperti yang tersebar di video tersebut. Dan untuk penjagaan pasien yang terpapar virus Corona, agar diperketat terutama bagi keluarga pasien.

Sementara Hasanusi Sekedang dari Fraksi Partai Golkar meminta pelayanan yang prima kepada semua pasien.

“Kami menyadari betapa lelahnya para medis melayani pasien apalagi situasi covid yang padat pasiennya. Walaupun demikian seluruh pasien yang masuk rumah sakit, diusahakan agar tes rapid. Bila negatif buat tempatnya begitu pula bila reaktif/positif ya diisolasi,” ujarnya.

Tentang kesetersediaan obat-obatan, Hasanusi berharap agar selalu cukup tersedia. Baik itu oksigen dan yang lainnya.”Tolong jangan diskriminatif. Lanjutkan pelayanan sebaik mungkin terhadap siapa pun pasen kita,” pintanya. (Ria)