Beranda Sumut Kota Medan Menuju PPKM Level-1 Jika Target Vaksinasi Lansia Tercapai

Kota Medan Menuju PPKM Level-1 Jika Target Vaksinasi Lansia Tercapai

BERBAGI

Medan (Waspada Aceh) – Kota Medan saat ini berstatus PPKM Level 2. Namun, apakah bisa turun menjadi PPKM Level 1. Salah satu indikatornya adalah vaksinasi lansia.

Berikut wawancara Waspadaaceh.com, Selasa (22/11/2021), kepada Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan, Mardohar Tambunan, yang juga Jubir Satgas COVID-19 Kota Medan.

Kota Medan saat ini berada di Level 2, apakah bisa turun menjadi Level 1? Tanya Waspadaaceh.com.

“Yakin, bisa. Beberapa indikatornya, sudah kita penuhi. Selain pertambahan kasus positif COVID 19 yang terkendali tidak ada transmisi baru. Indikator lainnya capaian vaksinasi dewasa, anak dan lansia,” kata Mardohar.

Lalu, apa saja upaya dan kebijakan agresif Satgas COVID-19 untuk menggenjot vaksinasi itu?

“Capaian vaksinasi dewasa kita cukup agresif dan signifikan. Setiap hari terus bertambah. Saat ini sudah diatas 60% dari total warga yang wajib vaksin di Kota Medan. Namun, ini lah kendala untuk vaksinasi lansia yang masih sedikit terkendala,” jawabnya.

Mardohar kemudian bercerita. Vaksinasi lansia, bahkan dilakukan secara aktif dan agresif hingga membuat program jemput bola. Namun, kendala dihadapi yakni penolakan dari pihak keluarga bersangkutan.

“Jadi, petugas vaksinator kita itu langsung turun ke lapangan jika ada lurah atau camat yang melapor kalau ada lansia yang mau divaksin. Kalau mobilisir, kita tetap ya. Tapi ya itu kendalanya, ditolak sama anak atau sanak famili lansia itu. Jadi, sistem kita lurah dan camat yang minta baru kita turun tapi khusus lansia ya,” ungkapnya.

Bagaimana upaya lain Satgas COVID 19 untuk memberikan pemahaman khusus lansia bahwa vaksinasi merupakan kewajiban?

“Kita sedang berupaya, setiap pelayanan penduduk harus wajib vaksin. Termasuk pelayanan publik di bank. Bank akan kita minta kepada nasabah wajib vaksin. Jika tidak, maka nasabah yang menggunakan bank untuk mengambil gaji maka tidak akan dilayani. Pihak bank sendiri sejauh ini sudah komitmen, tinggal persetujuan pak Wali Kota saja,” jelasnya.

Selain itu, kata Mardohar, pihaknya juga akan memberikan edukasi kepada tokoh agama dan tokoh adat untuk bisa memberikan pemahaman ke lansia mengenai pentingnya vaksin.

“Yakinlah, jika vaksinasi lansia tercapai maka kita bisa turun ke Level 1. Termasuk vaksinasi anak juga sampai saat ini, masih terus berlanjut dan signifikan naik. Apalagi, antusias warga Medan usia dewasa sangat tinggi untuk vaksin, tapi ya itu, lansia kita yang masih minim,” ungkapnya.

Mardohar meminta warga Medan memahami bahwa pentingnya vaksinasi tidak hanya kepada usia dewasa namun usia anak dan juga lansia. Vaksinasi memang tidak otomatis membuat kita kebal pada virus COVID 19, namun lebih menimalisir infeksi virus di tubuh.

“Vaksinasi membuat antibodi kita lebih kuat. Jadi, virus Corona yang masuk ke tubuh kita tidak membuat kita bertambah parah. Apalagi, usia rentan adalah lansia. Kita berharap masyarakat memahaminya. Lansia sangat rentan. Ayo, kita bersama mensukseskan vaksinasi lansia,” tegasnya. (sulaiman achmad)

BERBAGI