BerandaAcehKomnas HAM Segera Selidiki Kasus Penembakan Saat Maulid di Pidie

Komnas HAM Segera Selidiki Kasus Penembakan Saat Maulid di Pidie

Aceh Besar (Waspada Aceh) – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan menyelidiki kasus penembakan saat perayaan Maulid di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, yang menewaskan Abzalul Riza dan menyebabkan 13 orang lainnya menjadi korban.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, mengatakan, Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah, telah menyampaikan rencana turun langsung ke Aceh dalam waktu dekat.

Pernyataan tersebut disampaikan Yusril dalam konferensi pers di Gedung VIP Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, Jumat (6/11/2026).

Penyelidikan tersebut akan dilakukan bersama Komnas HAM perwakilan Aceh untuk mengungkap fakta dan penyebab pasti kematian Abzalul Riza.

Yusril mengatakan pemerintah menghormati kewenangan Komnas HAM sebagai lembaga independen. Namun, ia berharap proses penyelidikan di lapangan tetap dikoordinasikan dengan Panglima Kodam Iskandar Muda dan instansi pemerintah terkait.

“Ketika berada di lapangan, kami berharap tetap melakukan koordinasi antara sesama organ atau instansi pemerintah,” ujar Yusril.

Ia menjelaskan, penyebab kematian Abzalul Riza masih memerlukan pendalaman. Hingga kini, belum dapat dipastikan apakah korban meninggal akibat luka tembak atau penyebab lainnya.

“Walaupun disebut insiden penembakan, apakah betul terjadi penembakan? Apakah luka pada korban sampai meninggal itu betul luka tembak atau yang lain, itu memang masih perlu dilakukan pendalaman dan penyelidikan,” katanya.

Yusril juga menyebutkan jenazah Abzalul Riza telah dimakamkan tanpa melalui proses autopsi. Namun, kondisi tersebut tidak serta-merta menutup kemungkinan untuk mengungkap fakta di balik kematian korban.

“Komnas HAM berkomunikasi juga dengan kami, yang akan turun ke Aceh dan akan melakukan pemantauan dan juga melakukan penyelidikan atas peristiwa ini,” kata Yusril. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER