Kamis, Februari 29, 2024
Google search engine
BerandaProfilBerhasil Tekan Inflasi, Pj Bupati Aceh Barat Terima Penghargaan SMSI Award 2023

Berhasil Tekan Inflasi, Pj Bupati Aceh Barat Terima Penghargaan SMSI Award 2023

Takengon (Waspada Aceh) – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat Mahdi Efendi menerima penghargaan sebagai sosok inspiratif menekan Inflasi, dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Aceh, di Parkside Gayo Petro Hotel, Takengon, Aceh Tengah, Senin malam (8/5/2024).

Penghargaan yang diserahkan pada Malam Anugerah SMSI Aceh Award 2023, itu diserahkan langsung oleh Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus didampingi Ketua SMSI Aceh Aldin Nl diterima Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Diskominsa Aceh Barat Hidayat Isa mewakili Pj Bupati Mahdi Efendi.

Pj Aceh Barat Mahdi Efendi yang masuk dalam
kategori sebagai sosok inspiratif menekan inflasi, dinilai dapat membawa Aceh Barat menjadi salah satu daerah yang malah mengalami deflasi atau tepatnya minus inflasi.
Semua itu karena situasi ekonomi yang kondusif serta didukung oleh ketersediaan
Sumber Daya Alam (SDA) yang ada.

Aceh Barat saat ini menjadi salah satu sentra
ekonomi di pesisir Barat Selatan Aceh, dengan
daerah yang memiliki 12 Kecamatan serta 322
desa itu menjadi kawasan penyangga ekonomi
untuk dua daerah pemekarannya, yakni Aceh
Jaya dan Nagan Raya. Peran itulah yang
dilestarikan oleh Drs Mahdi Efendi saat dilantik
menjadi Pj Bupati Aceh Barat 11 Oktober
2022.

Mahdi melihat tantangan itu harus dijawab secara tuntas dan berkelanjutan. Pria kelahiran 20 Nopember 1969 itu lalu secara cepat mengatur langkah. Ia tak mau berlama lama dalam proses penyesuaian diri dari posisinya sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh.

Mahdi yang punya jam terbang birokrasi yang terhitung tinggi, termasuk menjadi camat di Lhoong dan Lhoknga Aceh Besar itu, lalu menyusun kemitraan dengan kabupaten tetangga untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi. Antara lain dengan Nagan Raya, Aceh Jaya hingga Abdya sekalipun.

Selain itu juga membangun konsolidasi dan soliditas internal, dengan mengedepankan bergerak dan bekerja bersama untuk kemaslahatan Aceh Barat. Bagi seorang Mahdi membangun kemitraan dan soliditas bukanlah barang baru, sebagai Kepala Kesbangpol Aceh, ia punya mitra di segenap lapisan. Mulai dari kalangan pelajar, mahasiswa, ormas pemuda, parpol hingga jajaran TNI/Polri serta BIN sekalipun

Di Aceh Barat, konsep itu kembali dijalankan secara terukur, efektif dan tepat sasaran. Mahdi memanggil jajaran BUMD, investor di Aceh Barat, mulai dari tataran migas hingga kalangan perkebunan swasta.

Dari forum itulah dibentuk asa dan konsep yang kuat untuk mempertahankan denyut ekonomi di Aceh Barat. Semua pihak diminta berkontribusi dan saling menginspirasi.

“Kami terus turun secara berkelanjutan di pasar tradisional sekalipun bersama tim pengendali inflasi daerah. Kami bergerak bersama dan bekerja bersama untuk Aceh Barat yang lebih baik,” ujar Mantan Kadishub Aceh Besar itu.

Bagi pria yang senantiasa terbuka untuk kritik tersebut, mempertahankan Aceh Barat sebagai daerah yang mandiri ekonomi adalah harga mati yang tak bisa ditawar. Karena itu menyangkut dengan suara dan napas kehidupan rakyat Aceh Barat.

Dan hasilnya adalah realita bukan sebatas kata, Aceh Barat hingga kini menjadi secuil wilayah di negeri ini yang tak tersentuh inflasi. Inilah buah dari kerja keras tanpa henti dan bahkan tanpa demarkasi waktu. (*)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments