BerandaAcehBupati Gayo Lues Hadiri Launching Bilingual Class di SDIT Bunayya

Bupati Gayo Lues Hadiri Launching Bilingual Class di SDIT Bunayya

Blangkejeren (Waspada Aceh) – Bupati Gayo Lues, Suhaidi, menghadiri peluncuran tiga program unggulan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Bunayya Gayo Lues, Aceh, Selasa (3/11/2026).

Ketiga program tersebut meliputi Bilingual Class, Takhassus Class, dan Digital Class. Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues, Salid, serta sejumlah tamu undangan.

Turut hadir Ketua Yayasan Nurhayati Sahali, Nurhayati, Pimpinan Pesantren Bunayya Tgk. Ahmad Zaini, para kepala sekolah di lingkungan Bunayya, serta orang tua siswa peserta Bilingual Class.

Kedatangan Bupati bersama rombongan disambut langsung oleh Ketua Yayasan, pimpinan pesantren, dan para kepala sekolah. Prosesi penyambutan dilanjutkan dengan pengalungan bunga kepada Bupati Gayo Lues dan Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues.

Selanjutnya, Suhaidi melakukan pengguntingan pita sebagai tanda resmi diluncurkannya ketiga program tersebut.

Usai peresmian, Bupati bersama rombongan meninjau ruang belajar yang digunakan untuk masing-masing program. Peninjauan diawali dari ruang Bilingual Class, kemudian dilanjutkan ke kelas Takhassus dan Kelas Digital.

Dalam kesempatan itu, siswa Bilingual Class juga memperagakan eksperimen sebagai gambaran metode pembelajaran yang diterapkan di kelas tersebut.

Bilingual Class sendiri dirancang untuk membiasakan siswa menggunakan bahasa Inggris, baik dalam kegiatan pembelajaran maupun komunikasi sehari-hari. Sementara Takhassus Class berfokus pada pembelajaran dan pendalaman Alquran. Adapun Digital Class dikembangkan dengan menerapkan metode pembelajaran berbasis teknologi.

Dalam sambutannya, Bupati Gayo Lues, Suhaidi, menyampaikan apresiasi atas peluncuran ketiga program tersebut. Ia berharap berbagai inovasi di bidang pendidikan itu dapat melahirkan generasi yang lebih berkualitas dan memiliki kemampuan sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, kami sangat mendukung program ini. Mudah-mudahan melalui berbagai program pendidikan tersebut, generasi kita ke depan menjadi generasi yang lebih baik,” ujarnya.

Suhaidi menegaskan, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pendidikan, baik yang dikembangkan Yayasan Bunayya maupun yayasan dan lembaga pendidikan lainnya.

Menurutnya, dukungan pemerintah tidak hanya diberikan kepada satu lembaga, tetapi juga kepada seluruh pihak yang memiliki komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Gayo Lues.

Sementara itu, Ketua Yayasan Nurhayati Sahali, Nurhayati, mengatakan Bilingual Class mendapat sambutan positif dari masyarakat Gayo Lues. Menurutnya, kemampuan berbahasa Inggris menjadi kebutuhan penting karena merupakan bahasa internasional yang semakin diperlukan dalam berbagai bidang.

Ia juga berpesan kepada kepala sekolah dan koordinator program agar menjaga kepercayaan orang tua yang telah menitipkan anak-anak mereka untuk mengikuti program tersebut. Selain itu, komunikasi yang baik antara pihak sekolah dan orang tua perlu terus dibangun agar perkembangan pendidikan siswa dapat dipantau bersama.

Nurhayati mengungkapkan, yayasan menargetkan pembukaan dua kelas Bilingual Class pada tahun ajaran berikutnya. Untuk mewujudkan target tersebut, peningkatan kualitas tenaga pendidik menjadi salah satu perhatian utama.

“Untuk menjalankan amanah ini, tentu kami tidak bisa bekerja sendiri. Kualitas guru juga harus terus ditingkatkan. Karena itu, Bunayya berencana membangun kerja sama dengan sejumlah lembaga, termasuk Universitas Negeri Medan (Unimed),” ungkapnya.

Kegiatan peluncuran ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama Bupati, jajaran yayasan, tenaga pendidik, siswa, serta para tamu undangan. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER