La Romana (Waspada Aceh) – Sebuah jet pribadi jenis Gulfstream G200 mengalami kecelakaan fatal saat berusaha melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional La Romana pada hari Minggu, 7 Juni 2026. Insiden tersebut menewaskan dua orang awak pesawat dan memicu penyelidikan mendalam terkait penyebab kejadian.
Berdasarkan keterangan otoritas penerbangan setempat, pesawat dengan nomor registrasi Amerika Serikat N318JK itu awalnya lepas landas secara normal dari bandara yang sama. Namun, sesaat setelah meninggalkan area terminal, kru penerbangan melaporkan adanya gangguan mekanis kritis yang memaksa mereka menyatakan kondisi darurat dan meminta izin untuk segera kembali mendarat.
Saat melakukan manuver kembali ke landasan, pesawat gagal mendarat dengan aman. Pesawat tersebut jatuh di area sekitar landasan pacu dan langsung terbakar hebat disertai ledakan.
Model pesawat yang terlibat merupakan jet eksekutif bermesin ganda produksi Israel Aircraft Industries pada tahun 2004.
Dua orang yang berada di dalam pesawat dikonfirmasi meninggal dunia. Mereka diidentifikasi sebagai Erick Javier Diago dan Rudy Ghazal, keduanya warga negara Amerika Serikat yang bertugas sebagai pilot dan kopilot.
Tidak ada penumpang lain yang berada di dalam pesawat saat kejadian. Pesawat tersebut terdaftar sebagai milik perusahaan Aibonito Aviation yang berbasis di San Juan, Puerto Riko.
Segera setelah kecelakaan terjadi, pihak bandara mengaktifkan protokol tanggap darurat. Tim pemadam kebakaran dan penyelamat dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang sempat membesar dan mengamankan lokasi kejadian agar tidak menimbulkan risiko lebih lanjut.
Proses evakuasi jenazah kedua awak pesawat juga dilakukan dengan hati-hati.
Surat kabar lokal El DÃa melaporkan bahwa insiden terjadi pada sore hari dan sempat mengganggu sementara aktivitas operasional bandara. Hingga saat ini, otoritas penerbangan nasional masih melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kerusakan teknis yang dialami pesawat serta mengapa upaya pendaratan darurat tidak berjalan dengan aman. (*)



