500 Hektare Lahan PSR di Nagan Raya Panen Perdana

    BERBAGI
    Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham, SE, melakukan panen perdana lahan perkebunan masyarakat program PSR bantuan pemerintah pusat. (Foto/Zul Nagan)

    Suka Makmue (Waspada Aceh) – Seluas 500 hektare lahan PSR (peremajaan sawit rakyat) masyarakat dalam Kabupaten Nagan Raya mulai panen perdana. Panen perdana dilakukan oleh Bupati Nagan Raya, HM.Jamin Idham serta pejabat terkait lainnya.

    Kegiatan panen perdana kelapa sawit masyarakat tersebut berlangsung Rabu (28/9/2022) di Gampong Panton Pange Kecamatan Tripa Makmur Kabupaten Nagan Raya.

    Kepala Dinas Perkebunan Nagan Raya,  Abdul Latif, mengatakan, dari 5.000 hektare lahan PSR di wilayah itu, yang telah berhasil dipanen seluas 500 hektare. Sedangkan sisa lainnya sedang dalam tahap perawatan oleh petani penerima program PSR.

    Untuk lahan PSR masyarakat bantuan BPDPKS, yang saat ini dalam tahap perawatan seluas 4.500 hektare. Diperkirakan tanaman tersebut dua tahun mendatang telah bisa dipanen, kata Abdul Latif.

    Untuk mewujudkan keberhasilan tersebut, Disbun Kabupaten Nagan Raya membantu keperluan petani PSR, baik berupa pupuk, obat- obatan serta berbagai bentuk keperluan petani lainnya, ungkapnya.

    Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham mengatakan, kabupaten tersebut memiliki potensi SDA yang luar biasa.Terutama, katanya, di sektor perkebunan yang hampir sepertiga daratannya ditanami kelapa sawit. Baik sawit milik masyarakat maupun pihak perusahaan.

    Menurutnya, potensi kelapa sawit rakyat harus dimaksimalkan agar produktivitasnya meningkat. Apalagi perkebunan sawit rakyat telah dilakukan PSR untuk meningkatkan produktivitasnya.

    HM Jamin Idham mengharapkan, program PSR mampu membangkitkan gairah masyarakat terhadap budidaya tanaman sawit. Dia berharap, masyarakat penerima bantuan PSR dapat menjaga serta merawat lahan untuk menopang kebutuhan sehari hari, pungkasnya.

    Selain kegiatan panen perdana perkebunan masyarakat itu, Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham juga menyerahkan sertifikat bagi petani PSR serta penyerahan santunan untuk puluhan anak yatim dalam wilayah tersebut. (*)