Beranda Inforial Pemerintah Aceh 25 Ribu Remaja Vaksinasi Dosis Pertama di Aceh

25 Ribu Remaja Vaksinasi Dosis Pertama di Aceh

BERBAGI
Sekda Aceh, Taqwallah, ketika meninjau vaksinasi siswa di SMAN 1 Kuala, Nagan Raya, Jumat (17/9/2021), didampingi Kadis Pendidikan Aceh Alhudri, Kabiro Keisra Aceh Usamah El-Madny, Sekda Nagan Raya Ardimartha, Kacabdin H.Hajidam, Kadisdik Nagan Raya Zulkifli serta pejabat terkait lainnya. (Foto/Zul Nagan)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Sedikitnya 25.098 remaja telah melakukan vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dosis I di Aceh, atau sekitar 4,3 persen dari target sasaran mencapai 577.015 orang.

Sedangkan suntikan dosisi II telah dilakukan untuk 13.365 remaja. Sementara itu, kasus harian COVID-19 bertambah 70 orang, dan pasien yang sembuh sebanyak 165 orang, kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani kepada pers di Banda Aceh, Kamis (23/9/2021).

“Vaksinasi remaja usia sekolah, umur 12 – 17 tahun, itu terus dipacu untuk  mempersiapkan mereka kembali ke sekolah,” lanjut Saifullah Abdulgani yang akrab dipanggil SAG itu.

Menurut SAG, para remaja di Aceh sudah sangat rindu kembali ke sekolah untuk belajar tatap muka, bertemu guru mereka, dan belajar bersama teman-temannya seperti dulu. Sebagai orangtua sudah selayaknya mendukung mereka kembali ke sekolah untuk belajar tatap muka, dengan risiko minimal terinfeksi virus corona, ujarnya.

Risiko tertular COVID-19 sangat kecil bila setiap remaja telah mendapat vaksinasi lengkap. Para orangtua seyogyanya bergegas membawa putra-putrinya ke tempat vaksinasi terdekat. Kekebalan spesifik dari infeksi virus corona akan terbentuk sempurna setelah sekitar dua minggu vaksinasi dosis II. Kekebelan kelompok (herd immunity) akan terjadi bila minimal 70 persen komunitas sekolah sudah vaksinasi lengkap, tuturnya.

“Begitu urgennya vaksinasi bagi komunitas sekolah yang meliputi murid, guru, kepala sekolah, staf admistrasi, dan petugas lainnya, supaya terbentuk herd immunity dan saling melindungi di lingkungan sekolah,” katanya.

Dia juga menguraikan cakupan vaksinasi COVID-19 bagi kelompok sasaran lainnya di Aceh. Vaksinasi dosis I Sinovak bagi tenaga kesehatan (Nakes) sudah mencapai 60.718 orang, atau 107,5 persen dari target awal sekitar 56.470 orang.

Sementara Nakes yang sudah vaksinasi dosis II vaksin Sinovac sebanyak 53.427 orang atau 94,6 persen. Sedangkan Nakes yang sudah divaksinasi dengan dosis III dengan vaksin Moderna sebanyak 15.030 orang atau 26,6 persen, rincinya.

Lanjutnya, vaksinasi dosis I kelompok lanjut usia (Lansia) sudah mencapai 26.812 orang, atau sekitar 7,9 persen dari target sebanyak 339.125 orang. Lansia yang telah tuntas melakukan suntikan dosis II sebanyak 13.381 orang atau sekitar 3,9 persen.

Petugas pelayan publik yang telah vaksinasi dosis I sebanyak 298.730 orang, atau sekitar 62,4 persen dari target 478.489 orang, dan vaksinasi dosis II sudah diberikan kepada sebanyak 163.760 orang, atau sekitar 34,2 persen.

Masyarakat umum dan kelompok rentan lainnya. Target vaksinasi kelompok ini berjumlah 2.577.792 orang. Sebanyak 511.128 orang telah melakukan vaksinasi dosis I, atau sekitar 19,8 persen. Sedangkan 239.278 orang, atau sekitar 9,3 persen telah mendapatkan dosis II sesuai waktu yang ditetapkan.

Secara umum, tambah SAG, progres vaksinasi dosis I di Aceh sudah mencapai 922.486 orang, atau 22,9 persen dari total sasaran yang mencapai 4.028.891 orang. Yang sudah melakukan suntikan dosis II, sebanyak 483.211 orang, atau 12 persen. Suntikan dosis kedua terikat dengan waktu suntikan dosis I bagi masing-masing orang dan kelompok sasaran, katanya.

“Semua penduduk Aceh yang cukup syarat hendaknya segera melakukan vaksinasi pada kesempatan pertama, agar virus corona segera sirna dan kita dapat hidup normal kembali,” tambahnya. (Ria)

BERBAGI