Rabu, Juli 17, 2024
Google search engine
BerandaTravel Umroh Aceh Pegang Pengumuman Resmi Pemerintah Arab Saudi

Travel Umroh Aceh Pegang Pengumuman Resmi Pemerintah Arab Saudi

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Sejumlah travel umroh di Banda Aceh mengaku tidak terlalu panik dengan berita penundaan Umroh dalam durasi waktu yang panjang bila didasari asumsi atau prediksi dari pihak penerbangan.

“Kita tidak lagi terpengaruh, kecuali pengumuman penundaan atau pembatalan Umrah datangnya dari sumber resmi, yakni pemerintah Arab Saudi,” kata Syeh Iqbal, pemilik Katana Travel Banda Aceh, yang dihubungi Waspada, Kamis (5/3/2020), terkait adanya informasi sepanjang tahun 2020 ini aktifitas perjalanan Umroh dibatalkan.

Sejauh ini, kata Iqbal, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah Arab Saudi, kecuali pemberangkatan 13 Maret yang digeser menjadi 14 April 2020.

Hal senada disampaikan Pelaksana Harian PT Saba Travel, Abu Abian. “Kita tunggu saja keputusan pemerintah, baik Indonesia mau pun Arab Saudi. Moga ada solusi terbaik, dan kita berpikir positif saja,” ujarnya.

Soal jamaah, baik PT Saba Travel mau pun PT Katana Travel, beruntung, karena bisa memahami peristiwa yang terjadi dan bukan kesalahan dari pihak travel. Bahkan, sebagain calon jamaah Umrah, lanjut Syeh Iqbal, memberi saran lebih baik dijadwal ulang pemberangkatan, ketimbang harus berangkat tapi situasi tidak kondusif.

Disinggung soal kerugian material, Syeh Iqbal mengaku sudah resiko yang harus ditanggung pihak travel. Misalnya, pemberangjatan via Kuala Lumpur – Arab Saudi, yang direfund dari KL- Arab Saudi saja, sedangkan Banda Aceh-KL via Air Asia, tidak ada refund dan itulah yang ditanggung pihak travel.

Menurut penjelasan pihak travel belum ada kebijakan soal pengembalian dana, kecuali hanya tentang reschedule (jadwal ulang) kapan jamaah bisa diberangkatkan.

Akibat pembatalan visa dari pihak Arab Saudi terkait virus Corono, dilaporkan sebelumnya ribuan jamaah umroh asal Indonesia khususnya Sumut dan Aceh, batal berangkat.

Dari PT SabaTravel perwakilan cabang PT Sara Nisa Rizky, Medan, dijadwalkan ada dua bus atau sekitar 80 jamaah berangkat via Medan – Arab Saudi pada 24 Maret 2020. Jadi tidaknya jamaahnya berangkat, kata Abu Abian, tergantung tanggal 15 Maret nanti apa keputusan pemerintah Arab Saudi.

Sedangkan jamaah umroh PT Katana Travel ada puluhan jamaah yang mestinya berangkat akhir Februari 2020, tapi gagal berangkat, setelah ada pengumuman dari pemerintah Arab Saudi. (B01)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER