Beranda Aceh TNI-Polri Berupaya Kejar Target Vaksinasi 70 Persen di Agara

TNI-Polri Berupaya Kejar Target Vaksinasi 70 Persen di Agara

BERBAGI
Dandim 0108/Agara Letkol Inf Robbi Firdaus, SE, MSi dan Kapolres Aceh Tenggara AKBP Bramanti Agus Suyono, SH, SIK, MH saat memantau pelaksanaan vaksinasi serentak kalangan pelajar SMA Panti Harapan di Desa Lawe Mantik Kecamatan Babul Makmur Kabupaten Aceh Tenggara. (Foto/sopian)

Kutacane (Waspada Aceh) – Untuk mengejar target 70 persen vaksinasi COVID-19, segala upaya dilakukan TNI dan Polri di Kabupaten Aceh Tenggara. Untuk itu masyarakat yang belum divaksin agar secepatnya mendaftarkan diri untuk vaksinasi, termasuk kalangan pelajar.

Dandim 0108/Agara Letkol Inf Robbi Firdaus kepada Waspadaaceh.com, Rabu (15/9/2021), saat memantau pelaksanaan vaksinasi serentak bagi kalangan pelajar di SMA Panti Harapan di Desa Lawe Mantik Kecamatan Babul Makmur, Aceh Tenggara. Tampak bersama Dandim, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Baramanti Agus Suyono.

Kegiatan itu digelar untuk mencapai tujuan program vaksinasi bagi pelajar dan masyarakat di seluruh Kecamatan Babul Makmur Kabupaten Aceh Tenggara.

Sementara itu Kapolres Aceh Tenggara AKBP Bramanti Agus Suyono mengatakan, pihaknya ingin mempercepat proses vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Aceh Tenggara. Kata Kapolres, sasarannya sekarang ini kalangan pelajar dimulai dari SMA Panti Harapan, sehingga dapat mendorong sekolah lain untuk mengikuti vaksinasi.

“Kita mengejar target paling tidak akhir tahun ini sudah 70 persen masyarakat Aceh Tenggara tervaksinasi. Saat ini baru berjalan 20 persen, mudah mudahan dalam waktu 3 bulan ini target 70 persen sudah dicapai,” ujarnya.

Yoselin Br Sembiring, perwakilan sekolah menuturkan, pihaknya sangat mendukung kegiatan vaksinasi yang difasilitasi oleh TNI-Polri itu. “Kegiatan ini merupakan upaya nyata dengan serius untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” katanya.

Vaksinasi ini juga mendapat dukungan dari seluruh orang tua siswa. Para orang tua siswa yang belum divaksin, juga bisa mendapatkan vaksinasi pada kegiatan ini ataupun pada kegiatan berikutnya, kata Yoselin. (Sopian)

BERBAGI