Sebarkan Video Telanjang Pacar, Napi Rutan Sigli Ditikam

    BERBAGI
    Adani, Napi Rutan Sigli, Pidie, korban penganiayaan dengan cara ditikam oleh rekannya, sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Sigli, Senin (10/6/2019). (Waspada/Muhammad Riza)

    Sigli (Waspada Aceh) – Adnani, 35, Napi Rutan Kelas IIB, Benteng, Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Senin siang (10/6/2019) menjadi korban penusukan temannya sendiri. Kini korban membuat laporan polisi atas penganiayaan dirinya oleh rekannya MS, 24.

    Adnani, ditikam dengan gunting oleh tersangka MS, di bagian leher, pipi, tangan dan perut. Aksi itu diduga gara-gara korban menyebar video call percakapan wanita yang merupakan pacar pelaku dalam kondisi telanjang.

    “Menurut cerita, pelaku sering meminjam HP korban untuk melakukan video call dengan pacarnya. Ada satu video yang terekam dan kondisi wanita itu telanjang. Kemudian video call itu diduga disebarkan oleh korban. Jadi pelaku marah dan menikam dengan gunting,” begitu kata sebuah sumber dalam Rutan Sigli.

    Peristiwa penikaman itu terjadi, Senin sekira pukul 01:45 dini hari. Saat itu korban Adani sedang tertidur di dalam Sel. Kemudian datang pelaku langsung menancapkan gunting pada beberapa bagian tubuh korban. Salah seorang Napi lainnya bernama Iskandar yang mencoba melerai, juga diserang oleh pelaku dan mengalami luka-luka.

    Kasat Reskrim AKP Polres Pidie, Mahliadi, membenarkan telah terjadi aksi penganiaan sesama Narapidana (Napi) di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB, Benteng, Kota Sigli. Senin (10/5/2019). Menurut dia, peristiwa itu dipicu kecurigaan MS, 24, pelaku terhadap Adnani, 35, yang disangkanya menyebarkan video.

    MS menduga saat dia melakukan video call dengan pacarnya menggunakan Handphone (HP), Adnani sengaja merekam pembicaraan dengan pacarnya.

    “Motifnya diduga, pelaku melakukan penganiayaan berat terhadap korban dengan cara menusuk bagian tubuh korban dengan menggunakan gunting. Hal ini dipicu kecurigaan pelaku terhadap korban yang diduga merekam saat pelaku melakukan video call dengan pacarnya,” ungkap Kasat Reskrim Polres Pidie AKP Mahliadi. Senin sore (10/6/2019).

    “Akibat kejadian penusukan tersebut, korban Adnani menderita luka tusuk di bagian pipi sebelah kanan, dada sebelah kanan, pinggang kiri, di bagian kuduk dan di bagian lengan tangan kanan,” ungkap AKP Mahliadi.

    Ditempat terpisah Kepala Rutan Kelas IIB, Benteng Sigli Mathrios Zulhidayat Hutasoit, menuturkan kasus dugaan penganiayaan warga binaanya itu sudah ditangani polisi.

    “Korban saudara Adnani saat ini sedang di Mapolres Pidie membuat pengaduan. Sedangkan tersangka pelaku penganiaan sudah diamankan pihak kepolisian,” kata Mathrios, singkat. (b10)

    BERBAGI