Selasa, April 16, 2024
Google search engine
BerandaKulinerRibuan Masyarakat dan Wisatawan di Sabang "Serbu" Kuah Beulangong

Ribuan Masyarakat dan Wisatawan di Sabang “Serbu” Kuah Beulangong

Sabang (Waspada Aceh) – Ribuan warga Sabang dan wisatawan berdesakan untuk “menyerbu” dan menikmati menu masakan khas Aceh kuah beulangong, pada Festival Kuah Beulangong di Jalan Diponegoro, Kota Sabang, Minggu (31/3/2019).

Festival ini bagian dari kegiatan Khanduri Laot yang dimulai sejak Sabtu kemarin. Acara lomba kuah belangong yang dimulai sejak pukul 08:00 WIB, sudah ramai dikunjungi warga dan wisatawan. Mereka menyaksikan lomba masak kuah beulangong sekaligus antri untuk bisa mencicipi kuliner khas Aceh itu.

Tampak seluruh peserta lomba berjejer di sepanjang jalan dengan menyertakan perlengkapan masak, dan berbagai bahan yang akan dijadikan menu masak mereka.
Kegiatan ini diikuti 75 peserta yang terdiri dari juru masak rumah makan yang cukup terkenal dari seluruh Aceh, SKPD Sabang, PWI Sabang dan perangkat desa se-kota Sabang serta pihak lainnya.

Masyarakat sedang menikmati menu khas Aceh, kuah beulangong pada Festival Kuah Beulangong yang diselenggarakan pada Festival Khanduri Laot 2019 Sabang, Minggu (31/3/2019). (Foto/Ist)

Walikota Sabang, Nazaruddin, mengatakan, pihaknya ingin melestarikan masakan yang sudah melegenda ini. Tentunya, ingin memanjakan wisatawan yang sedang berkunjung ke Sabang.

“Kita juga ingin kegiatan ini sebagai upaya kita dalam melestarikan masakan tradisional Aceh, serta memperkenalkan masakan kuah beulangong kepada wisatawan lokal dan wisatawan manca negara yang berkunjung ke Sabang,” kata Nazaruddin.

Bukan hanya itu, kata wali kota, peserta juga memperebutkan hadiah Rp72 juta, yang akan menjadi ajang bersejarah makan terbesar bagi masyarakat umum pertama kalinya di Kota Sabang. Wisatawan juga bisa makan sepuasnya di festival ini, sembari menikmati pemandangan laut, lanjut wali kota.

Sementara pada kesempatan itu, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), meminta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Sabang, segera mendaftarkan agar Kuah Beulangong menjadi hak paten Pemerintah Kota Sabang.

Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham Republik Indonesia, Dr Freddy Harris, mengatakan kepada Wali Kota Nazaruddin dan Forkompimda, pergelaran tradisi Festival Kuah Beulangong ini dapat menjadi tradisi hak paten Pemko Sabang.

“Dengan kegiatan yang dilaksanakan ini dipastikan Sabang akan terus maju dan berkembang terutama bidang pariwisata. Karena tradisi budaya kuliner khas Aceh dikembangkan oleh Pemko Sabang, yang notabenenya daerah tujuan wisata nasional dan internasional,” katanya.

Pulau Sabang memiliki potensi dan kekayaan alam yang luar biasa. Maka jika dapat dipoles dengan baik, Sabang akan setara dengan kawasan wisata lainnya di nusantara ini. Oleh sebab itu, tradisi Festival Kuah Beulangong yang telah menjadi agenda tahunan Pemko Sabang, perlu adanya promosi yang luas terutama di dunia internasional.

Dengan promosi yang baik, Festival Kuah Beulangong akan menambah budaya baru pendukung wisata nusantara.

“Kita harapkan kepada Pemko Sabang untuk segara mendaftarkan ke Kenkumham, agar Festival Kuah Beulangong menjadi masakan Kota Sabang dan kami dari Kemenkumham siap membantu,” kata Freddy Harris. (Ria)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER