Banda Aceh (Waspada Aceh) – Pemerintah Aceh melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) terus mendorong pelaku usaha rumahan atau home industry agar mampu bersaing di era ekonomi digital. Salah satunya melalui Bimbingan Teknis Home Industry untuk Wirausaha Pemula yang digelar di Banda Aceh, Kamis (21/5/2026).
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Reza Ferdian, mengatakan pelaku UMKM home industry selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan dalam mengembangkan usaha, terutama dalam pemanfaatan teknologi digital.
Menurutnya, transformasi digital menjadi langkah penting agar usaha kecil dapat berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.
“Jadikan kesempatan ini sebagai momentum untuk belajar dan bertransformasi menuju usaha yang lebih modern dan berbasis teknologi,” kata Reza di hadapan peserta bimtek.
Ia menjelaskan, program tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas wirausaha pemula di berbagai aspek strategis, mulai dari peningkatan kualitas produk, desain kemasan, pemasaran digital, legalitas usaha, hingga akses pembiayaan.
Melalui pelatihan itu, pemerintah berharap produk-produk unggulan lokal Aceh mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Reza menilai pertumbuhan ekonomi daerah sangat dipengaruhi kualitas sumber daya manusia pelaku usaha. Karena itu, peserta diminta tidak hanya mengikuti pelatihan, tetapi juga menerapkan ilmu yang diperoleh secara berkelanjutan.
“Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan dengan baik apa yang telah pemerintah berikan, demi mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah kita,” ujarnya.
Dinas Koperasi dan UKM Aceh optimistis pendampingan yang dilakukan dapat meningkatkan daya saing produk home industry sekaligus memperkuat ekonomi lokal berbasis digital di Aceh. (*)



