BerandaAcehPuting Beliung Porak-porandakan Rumah Warga di Aceh Tenggara

Puting Beliung Porak-porandakan Rumah Warga di Aceh Tenggara

Kutacane (Waspada Aceh) – Angin puting beliung disertai hujan deras menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Bencana ini menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dan pohon tumbang di beberapa lokasi.

Berdasarkan laporan sementara Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Aceh Tenggara yang diterima pada Selasa (22/9/2026) pukul 12.00 WIB, sebanyak 8 kepala keluarga (KK) atau 34 jiwa terdampak akibat kejadian tersebut.

Dari jumlah tersebut, tercatat 7 unit rumah mengalami rusak sedang (RS) dan 1 unit rumah mengalami rusak berat (RB).

Tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut.

Adapun wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Bambel, Babussalam, Lawe Sigala-gala, dan Lawe Bulan.

Di Kecamatan Bambel, rumah milik Kasli di Desa Kuta Seri mengalami kerusakan sedang. Sementara di Kecamatan Babussalam, kerusakan terjadi pada rumah Aminuddin di Desa Perapat Hilir serta Perdi dan Pitri di Desa Kute Kutacane.

Di Kecamatan Lawe Sigala-gala, dua rumah warga di Desa Lawe Loning I, masing-masing milik Ganda Simajuntak dan Hasiholan Sianipar, mengalami kerusakan sedang.

Sedangkan di Kecamatan Lawe Bulan, rumah milik Hasan Seh di Desa Pasir Gala mengalami rusak sedang. Rumah milik Supriajo di Desa Kandang Mbelang Mandiri mengalami kerusakan berat.

Selain merusak rumah warga, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di sejumlah titik. Di Desa Rambung Teldak, Kecamatan Darul Hasanah, pohon tumbang menimpa kabel dan merusak tiang listrik PLN.

Pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di Desa Kuta Galuh Asli, Kecamatan Lawe Bulan, hingga menimpa kabel listrik PLN dan menyebabkan gangguan aliran listrik di sejumlah wilayah kecamatan.

Warga yang terdampak dan membutuhkan tempat tinggal sementara dilaporkan mengungsi ke rumah saudara terdekat.

BPBD Aceh Tenggara melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) telah melakukan kajian cepat, mengerahkan personel ke lokasi untuk meninjau kondisi, melakukan pendataan serta dokumentasi, dan terus melakukan pemantauan terhadap situasi pascabencana.

BPBD Aceh Tenggara mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan angin kencang yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (m.yusuf)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER