Kamis, Juli 18, 2024
Google search engine
BerandaDisbudpar AcehMenjajal Sensasi Arung Jeram Tembolon Bener Meriah

Menjajal Sensasi Arung Jeram Tembolon Bener Meriah

Petualangan baru dimulai, arus air deras menghempas perahu karet kami.

Kabupaten Bener Meriah yang termasuk dataran tinggi Gayo ini kaya akan daya tarik wisata. Kni daerah penghasil kopi ini memperkenalkan daya tarik wisata baru bagi para penggemar petualangan alam.

Memacu adrenalin dengan menikmati arung jeram di Sungai Tembolon, bernama Bur Cempege Lestari (BCL) jalur Atu Kul – Tembolon, di Kecamatan Syiah Utama.

Menuju Tembolon jika dari Simpang Tiga Redelong, pusat kota Bener Meriah, jaraknya sekitar 50 Km atau 1 jam perjalanan.

BCL Rafting, inisiatif yang dipelopori oleh Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Bener Meriah, mengajak wisatawan untuk mengarungi Sungai Tembolon sepanjang sekitar 10 kilometer menggunakan perahu karet.

Penulis berkesempatan menikmati arung jeram tersebut dalam kegiatan Media Gathering dan Komunitas pada Minggu (13/8/2023). Ini adalah pengalaman pertama kali penulis untuk memacu adrenalin dengan arung jeram.

Sebelum meluncur, kami melakukan pemanasan terlebih dahulu. Setiap peserta dilengkapi dengan pelampung, pelindung kepala, dan dayung.

Pemandu memberi instruksi agar para peserta duduk di tepi perahu karet dan menjepit kaki di bagian dasarnya agar tidak jatuh atau terjengkang.

Petualangan baru dimulai, arus air deras menghempas perahu karet kami. Sesekali perahu melandai di arus yang tenang, tetapi terhempas lagi di beberapa jeram agak curam, melewati bebatuan besar dengan arus yang kencang.

“Dayung kiri. Dayung kanan. Tahan. Angkat,” aba-aba sang pemandu, Ikhlas Khairi.

Kami berteriak senang bersama sambil merasakan percikan air sungai yang menerpa.

Selain sensasi petualangan yang mendebarkan, kami terpesona oleh keindahan alam sekitar. Pohon-pohon yang rimbun dan suara satwa liar menemani petualangan kami.

“Asik dan mendebarkan, meski rutenya pendek, jalurnya menantang, bahagianya, menerjang arus sepanjang sungai,” kata seorang wisatawan, Wahyu Majiah.

Sangking asyiknya, rute jelajah arung jeram sekitar 10 kilometer ini terasa singkat rasanya. Setelah sampai tujuan, kami pun turun dari perahu karet, dan kami menemui air terjun tembolon, tepat berada di samping jalan. Kami pun menikmati keindahan air terjun tembolon.

Menurut Ikhlas Khairi, salah satu Pengelola BCL Rafting, paket arung jeram ditawarkan dengan tarif Rp 150.000 per orang, dengan minimal 10 orang peserta. Petualangan ini dapat dinikmati oleh berbagai usia.

Pemerintah juga melihat potensi ekonomi dari wisata arung jeram ini. Kepala Dinas Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal, menjelaskan bahwa wisata olahraga seperti arung jeram dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi lokal.

Pemerintah pun berupaya memperbaiki infrastruktur pariwisata dan fasilitas yang ada untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Dengan perpaduan petualangan ekstrem dan keindahan alam yang tak terlupakan, Arung Jeram Tembolon di Kabupaten Bener Meriah menjanjikan pengalaman seru yang mengguncang adrenalin sambil menikmati panorama alam yang memukau..(*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER