Kamis, Desember 12, 2024
spot_img
BerandaKetum SMSI Pusat: Hindari Hoaks dan Ujaran Kebencian Demi Pilkada Aman dan...

Ketum SMSI Pusat: Hindari Hoaks dan Ujaran Kebencian Demi Pilkada Aman dan Damai

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, menyerukan kepada anggotanya yang tersebar di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota agar menghindari pemberitaan yang mengandung ujaran kebencian, dan berita bohong (hoaks).

Imbauan ini bertujuan menciptakan suasana yang aman dan damai dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024, yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu besok 27 November. Karena ujaran kebencian dan hoaxs ini akan mengganggu dan bahkan berpotensi mengadu domba antar pendukung calon kepala daerah.

“Ini jangan sampai terjadi,” kata Firdaus, ketua umum organisasi pers yang beranggotakan sekitar 2.600 pengusaha media siber itu kepada media, Selasa (26/11/2024).

Firdaus mengatakan, pesta demokrasi selalu ditandai dengan Pilkada. Tahun ini secara serentak kembali digelar pada penghujung tahun 2024.

Pilkada serentak 2024 akan digelar di 545 daerah, terdiri dari 37 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota, sesuai data yang tercatat. Tentu saja, pesta demokrasi tersebut membutuhkan sebuah kerjasama yang solid antara seluruh penyelenggara, peserta pemilu serta pemangku kebijakan agar Pilkada 2024 bisa berjalan aman, damai, tertib dan tidak terjadi kecurangan.

Mengingat di era digital seperti saat ini, laju informasi hampir tak terbendung, terlebih di media sosial yang sering terjadi hujat-menghujat, dan saling menyebarkan ujaran-ujaran kebencian. Hal ini jika tidak difilter dengan baik, maka bisa jadi Pilkada serentak kali ini akan menimbulkan kekacauan yang massif.

Atas hal tersebut, maka SMSI mengeluarkan empat imbauan. Pertama, stop menyebarkan hoaxs dan ujaran kebencian di media sosial demi menciptakan Pilkada serentak yang aman dan damai.

Kedua, menciptakan media seimbang dalam pemberitaan dan seluruh komponen masyarakat mendukung Pilkada demokratis dan bermartabat.

Ketiga, mari ciptakan suasana pemilu aman dan damai dan stop money politic.

Keempat, meningkatkan sinergitas dan solidatas TNI – Polri dan pemerintah agar Pilkada serentak tahun 2024 ini berjalan penuh kesejukan tanpa ada gesekan yang begitu berarti. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER