Beranda Aceh Kembangkan Jiwa Entrepreneur, Akbid Saleha Banda Aceh Gelar Bazar

Kembangkan Jiwa Entrepreneur, Akbid Saleha Banda Aceh Gelar Bazar

BERBAGI
Mahasiswa Akbid Saleha sedang mempromosikan produknya pada kegiatan bazar, Minggu (24/01/2021). (foto/cut nauval)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Akademi Kebidanan (Akbid) Saleha, menggelar Bazar Produk Kewirausahaan Mahasiswa di Blang Padang, Kota Banda Aceh, Minggu (24/01/2021).

Dewina Susanti, Direktur Akbid Saleha Banda Aceh yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, acara tersebut digelar untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan atau entrepreneur bagi mahasiswa.

“Sesuai visi dari kampus ini, tidak hanya orientasi pada pelayanan umum yang bekerja di pemerintah setelah lulus, kita bisa bertahan dengan kreaktivitas di tengah keterbatasan lapangan kerja. Antara lain dengan berwirausaha kita bisa membuka lapangan kerja untuk diri sendiri,” ungkap Direktur Akbid Saleha kepada Waspadaaceh.com.

Sementera itu dosen kewirausahaan, Rika Dewi, menyampaikan program tersebut dibentuk dengan tujuan memadukan teori, kreatifitas dan praktek lapangan secara utuh

“Dengan begitu mahasiswa jadi lebih siap dan matang ketika menjalani kehidupan setelah masa kuliah. Mengerti bagaimana solusi yang tepat ketika mendapatkan masalah dalam berwirausaha. Misalnya dapat merancang planing usaha dengan tepat, seperti menentukan berwirausaha dalam bidang apa, bagaimana manfaatnya, siapa yang menjadi konsumen, bagaimana keadaan pasar, dan lainnyam” jelasnya.

Rika Dewi menambahkan, produk yang dijual oleh mahasiswa ini merupakan karya kreatif dari masing-masing kelompok berupa lilin aromaterapi (paradise aroma lemon). Aroma terapi yang baik buat ibu hamil dan bayi, relaksasi dan untuk menenangkan.

“Kedepannya kami akan kembangkan produk di bidang kebidanan. Untuk sementara ini dalam menumbuhkan jiwa wirausaha mahasiswa, kita mulai dari hal-hal kecil seperti memproduksi jajanan sehat, yaitu olahan labu, telur asin rempah, keripik daun melinjo, dll,” katanya.

Farah, mahasiswa semester V, menjelaskan alasan membuat produk lilin aromaterapi bermula dari penelitian pengaruh aromaterapi terhadap penurunan penyakit dismenore (nyeri/kram).

“Tugas wirausaha ini membuat kami bahagia karena dapat membantu orang banyak terutama wanita yang sering mengalami penyakit dismenore tersebut,” ungkap Farah.

Sedangkan Desi Farianti, perwakilan kelompok yang membuat produk telur asin rempah, menjelaskan, proses membuatnya yang sangat praktis dan bermanfaat bagi kesehatan. Telur direbus dengan rempah-rempah, seperti cengkeh, serai, bunga lawang dan lainnya, kemudian diawetkan dengan cara diasinkan hingga menuggu sampai 15 hari.

Mahasiswa lain, Maria, juga menjelaskan mata kuliah ini membangkitkan semangatnya dalam berwirausaha. “Dengan wirausaha kita bisa tahu gimana caranya mengatur dan memprioritaskan sesuatu. Selain itu mendapat pengalaman baru, serta pergaulan bisa lebih luasm” tuturnya,

“Ada suatu kebanggaan bagi kami, jadi membuat kami semakin termotivasi. Hal ini perlu keberanian dan sunguh-sungguh,” ungkap Sulastri, mahasiswa lainnya di Akbid Kebidanan Saleha tersebut. (Cut Nauval Dafistri)

BERBAGI