Kenikmatan ini terasa lengkap sepanjang waktu, mulai dari sinar matahari pagi yang menyelinap lewat celah dedaunan, hingga saat senja mewarnai langit dengan rona jingga dan ungu.
Di tengah hamparan pegunungan yang menghijau, di mana angin berhembus membawa wangi bunga kopi dan dedaunan, Kota Takengon menyimpan sebuah sudut ketenangan yang seolah tercipta khusus bagi jiwa yang lelah.
Di sinilah Dream Hill Villa Burtelege by Calandra Management berdiri, bukan sekadar tempat menginap atau kedai minum biasa, melainkan ruang di mana waktu terasa melambat, mempersilakan siapa saja untuk berhenti sejenak. Bernapas lega, dan melamun dalam keindahan yang menenangkan.
Bagi para pelancong yang mendambakan pelarian dari hiruk-pikuk kebisingan kota, tempat ini menawarkan jawaban yang sempurna. Di pagi hari, suasana disambut kicauan burung yang bersahutan dari balik pepohonan cemara dan kebun kopi, berpadu dengan udara sejuk khas dataran tinggi yang menyentuh kulit dengan lembut.
Di tangan, secangkir kopi panas khas Arabika Gayo yang harumnya tercium hingga ke hidung, menjadi teman setia. Para tamu dapat mengamati kabut tipis yang perlahan terangkat menampakkan bentang alam yang memukau.
Konsep yang diusung mengedepankan keanggunan tanpa kehilangan kehangatan, membuatnya cocok sekadar untuk bersantai sendiri, berbincang akrab dengan kerabat, maupun mengadakan pertemuan santai yang tetap berkesan.
Kenikmatan ini terasa lengkap sepanjang waktu, mulai dari sinar matahari pagi yang menyelinap lewat celah dedaunan, hingga saat senja mewarnai langit dengan rona jingga dan ungu. Sesaat kemudian beralih ke malam yang dihiasi taburan bintang terang, setiap momen terasa istimewa saat ditemani waktu minum teh atau kopi khas Gayo di area kafe yang nyaman.
Menurut Agus Eko, General Manager Dream Hill Villa Burtelege by Calandra, yang menyampaikan keterangannya pada Minggu (28/6/2026), semangat tempat ini tertuang dalam semboyan “Everyday Enjoy Our Beverage Experience”.
“Kami ingin menghadirkan suasana yang santai namun tetap berkelas. Ini bukan sekadar tempat minum atau tidur, melainkan ruang untuk melepas segala penat setelah seharian beraktivitas, atau sekadar menikmati kebersamaan tanpa tergesa-gesa,” ujarnya.
Lebih dari sekadar kafe dan penginapan, vila ini juga menawarkan kenyamanan bermalam dengan berbagai pilihan tipe kamar, mulai dari Superior, Deluxe, hingga Executive. Setiap unit dilengkapi fasilitas dengan harga yang bersaing dan disesuaikan dengan ukuran serta kualitas layanan yang ditawarkan di kawasan Takengon.
Sebagai tempat persinggahan, vila ini dirancang agar tamu dapat beristirahat dengan tenang, menikmati hidangan dan minuman pilihan, sebelum melanjutkan perjalanan atau menjalani rutinitas kembali.
“Kami meyakini bahwa ini adalah salah satu vila terbaik di Kota Takengon. Hal ini terlihat jelas dari banyaknya tamu yang datang kembali berkunjung lebih dari satu kali, tanda bahwa pelayanan dan kenyamanan yang kami berikan benar-benar memuaskan,” tambah Eko dengan penuh keyakinan.
Namun, di balik keindahan dan kenyamanan yang ditawarkan, harapan untuk memajukan pariwisata daerah masih harus terus diperjuangkan oleh para pelaku usaha pariwisata.
Iwan Wahyudi, Direktur Calandra and Sativa, menyampaikan bahwa untuk mengangkat potensi wisata Aceh Tengah, dukungan dari pemerintah sangat dibutuhkan. Salah satu tantangan utama adalah perbaikan infrastruktur khususnya akses transportasi yang hingga kini belum terselesaikan secara permanen pasca bencana banjir bandang sebelumnya.
“Takengon dikenal luas sebagai penghasil kopi Arabika terbaik dan memiliki udara pegunungan yang sangat sejuk. Potensi ini sangat besar, namun butuh dukungan infrastruktur dan program-program yang menarik dari pemerintah agar daerah ini terus berkembang dan menjadi destinasi utama wisata di Aceh,” jelas Iwan.
Sementara itu, bagi siapa saja yang ingin merasakan ketenangan ini, Dream Hill Villa Burtelege juga menghadirkan penawaran istimewa: diskon hingga 40 persen untuk biaya menginap. Sebuah kesempatan emas untuk menikmati kemewahan dan kedamaian tanpa harus menguras kantong.
Di sini, melamun bukanlah hal yang sia-sia. Di tengah pemandangan yang memanjakan mata, ditemani secangkir kopi yang menghangatkan jiwa, setiap detik yang berlalu terasa sebagai pengingat bahwa kebahagiaan sering kali dapat ditemukan dalam kesederhanaan dan ketenangan, sesuatu yang ditawarkan sepenuhnya oleh sudut indah di Kota Takengon ini. (*)



