Beranda Aceh Hendak BAB, Seorang Laki-laki Hanyut di Sungai Alas

Hendak BAB, Seorang Laki-laki Hanyut di Sungai Alas

BERBAGI

Kutacane (Waspada Aceh) – Seorang warga Simpur Jaya, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara (Agara), Arwinsyah, 37, dilaporkan hanyut terbawa arus sungai Lawe Alas, Kamis (25/11/2021).

Kepala BPBD Agara, Nazmi Deski, melaporkan ada satu warga Simpur Jaya, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, hanyut di sungai Lawe Alas.

Kata dia, setelah menerima laporan, pihaknya dan Tim SAR beserta TNI, Polri dan warga setempat, terus mencari korban di sepanjang sungai Lawe Alas di sekitar wilayah Kecamatan Ketambe dan Darul Hasanah. Tim SAR menggunakan tiga unit perahu karet dan peralatan seperlunya.

“Belum ditemukan, walau sudah berjam-jam petugas dari Tim SAR melakukan pencarian, mungkin dikarenakan kondisi air yang sedang pasang dan berwarna keruh,” katanya.

Menurut keterangan warga, korban hanyut saat hendak buang air besar di belakang rumah miliknya sendiri, sekira pukul 07.10 WIB tadi pagi.

Kepala Pos SAR Agara, Budi Perdana Yandri, kepada Waspadaaceh.com, membenarkan satu warga Simpur Jaya, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, hanyut dan belum ditemukan.

“Masih dalam pencarian dan belum ditemukan, terkendala dengan kondisi air yang sedang pasang dan berwarna keruh”, ujarnya.

Korban Ditemukan 

Sementara itu, warga Darul Amin, Kecamatan Lawe Alas, Aceh Tenggara, dihebohkan dengan ditemukan seorang mayat berjenis laki-laki tersangkut di salah satu bongkahan batu dan kayu.

Jelpi Adi, warga Darul Amin, kepada Waspadaaceh.com mengatakan, mayat tersebut ditemukan ibu-ibu yang sedang mencari kayu bakar di pinggiran sungai Lawe Alas.

“Mereka menemukan mayat jenis laki-laki yang tersangkut di salah satu bongkahan batu dan kekayuan, sekira pukul 14.30 WIB. Mereka langsung melaporkan ke pihak kepolisian,” katanya.

Pihak yang mengaku sebagai kakak kandung korban, membenarkan bahwa mayat yang ditemukan itu adalah Arwinsyah, adik kandungnya, yang dilaporkan hanyut terbawa arus sungai Lawe Alas. Korban disebut-sebut pengidap penyakit gangguan sistem saraf pusat.

Kondisi korban, tampak di bagian kepala, terdapat luka yang menganga diduga akibat adanya benturan benda keras. Jarak penemuan mayat dan tempat kejadian perkara awal, kurang lebih sekitar 30 kilometer. (samsuri)