Senin, Juni 24, 2024
Google search engine
BerandaAcehBKSDA Lepas Liarkan Satwa Dilindungi, Beo Gracula Relegiosa

BKSDA Lepas Liarkan Satwa Dilindungi, Beo Gracula Relegiosa

Singkil (Waspada Aceh) – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Resort Wilayah 18 Aceh Singkil, melepas liarkan seekor satwa dilindungi yang mulai langka populasinya, di kawasan hutan Singkil.

Pelepasan satwa dilindungi jenis burung Beo (Gracula relegiosa) oleh pihak BKSDA Resort 18, disaksikan Personel Polsek Singkil, di kawasan hutan Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil, Kamis petang kemarin (16/1/2020).

Kepala BKSDA Resort 18, Sutino, Jumat (17/1/2019) menjelaskan, burung beo tersebut sebelumnya menjadi satwa peliharaan salah satu warga di Kampong Baru Singkil Utara.

Atas kesadaran sendiri, warga tersebut menyerahkannya ke pihak Polres dan selanjutnya diserahkan ke pihak BKSDA untuk dilepas liarkan kembali ke alam.
Hal itu berdasarkan Peraturan Pemerintah RI, Nomor 7 tahun 1999, tentang Jenis-jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

Jenis beo ini mulai langka populasinya. Sehingga untuk menjaga populasinya agar tetap berkembang biak, satwa ini harus dilepas di alam. Termasuk jenis lain seperti, Cicak Daun juga saat ini sudah masuk satwa yang dilindungi dan tidak bisa dipelihara.

Dijelaskannya, beo jenis ini memang merupakan satwa yang hidup dan berkembang di wilayah Aceh. Beo ini jenis bagus, cepat beradaptasi dan bisa berbicara seperti manusia. Untuk beo Nias, biasanya lebih besar bentuknya.

“Selama 10 tahun saya di sini baru tiga kali saya dengar suara beo yang sama seperti ini, di Rawa Singkil,” ucap Jakfar petugas BKSDA lainnya.

Sutino mengimbau agar warga yang masih memelihara dan mengurung beo agar bisa segera diserahkan ke BKSDA. Sehingga satwa itu bisa kembali berbaur dengan populasinya dan kembali berkembang biak, sebutnya.

Pihaknya juga akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu sebelum mengambil beo peliharaan warga lainnya jika masih ada ditemukan. (Arief)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER