Senin, Juni 24, 2024
Google search engine
BerandaAceh Makin Gawat, 4 Meninggal, 267 Kasus Baru COVID-19

Aceh Makin Gawat, 4 Meninggal, 267 Kasus Baru COVID-19

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Kasus baru terkonfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) bertambah lagi 267 orang. Ini merupakan yang tertinggi penambahan kasus positif harian sejak pandemi COVID-19 melanda Aceh.

Sementara itu, kasus sembuh harian juga bertambah 39 orang, dan empat orang dilaporkan meninggal dunia dalam 24 jam terakhir, kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani secara tertulis kepada media di Banda Aceh, Rabu (26/5/2021).

“Kasus baru yang terkonfirmasi hari ini telah melampaui jumlah kasus harian tertinggi pada tahun lalu,” ujarnya.

Juru bicara yang akrab dengan sapaan SAG itu menuturkan, kasus harian tertinggi tahun lalu tercatat 212 orang, yang terkonfirmasi positif COVID-19 pada 13 September 2020, atau lebih rendah 55 orang dibandingkan yang dilaporkan hari ini sebanyak 267 orang, urainya.

Dia menjelaskan, dari 267 kasus baru positif COVID-19 itu, yang paling banyak warga Banda Aceh mecapai 66 orang. Disusul berturut-turut warga Pidie sebanyak 53 orang, Aceh Besar 36 orang, Pidie Jaya 25 orang, dan warga Lhokseumawe 19 orang.

Terkonfirmasi positif baru warga Aceh Timur 13 orang, Aceh Tengah 11 orang, Gayo Lues sembilan orang, warga Aceh Utara, dan Bireuen, sama-sama tujuh orang. Warga Aceh Singkil empat orang, warga Bener Meriah, Aceh Jaya, dan Aceh Barat masing-masing dua orang.

Warga Kota Langsa, Nagan Raya dan Kabupaten Aceh Selatan masing-masing bertambah positif satu orang. Sisanya sebanyak delapan orang lagi merupakan warga dari luar Aceh, sesuai data identitas kependudukan yang mereka miliki.

Sementara itu, lanjut SAG, kasus sembuh pasien COVID-19 juga bertambah sebanyak 39 orang, yang meliputi warga Pidie sebanyak 16 orang, Pide Jaya 13 orang, Aceh Tamiang lima orang, Banda Aceh sebanyak empat orang, dan satu lagi warga dari luar daerah.

Sedangkan empat pasien yang sebelumnya dirawat di rumah sakit rujukan dilaporkan telah meninggal dunia, masing-masing warga Pide dua orang, dan kemudian masing-masing satu orang warga Aceh Tamiang dan warga Kota Sabang.

Menurut SAG, meyikapi lonjakan kasus positif harian COVID-19 yang mencapai 267 orang tersebut hendaknya warga tidak panik. Bila terjadi kepanikan, alih-alih menyelesaikan masalah lonjakan kasus harian COVID-19, justru dapat memicu pelbagai permasalahan baru.

Dia menganjurkan agar masyarakat menyikapi lonjakan kasus positif COVID-19 dengan meningkatkan kewaspadaan dan proaktif melakukan upaya-upaya memutus rantai penularan virus corona di lingkungan sekitarnya.

Jadilah “relawan COVID-19” di gampong yang aktif menganjurkan kepada semua orang untuk patuh anjuran medis dan menjalan kan protokol kesehatan.

“Bersikap waspada dan menjalankan protokol kesehatan sembari berdoa agar kita semua terhindari dari penularan virus corona,” katanya. (Ria)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER