Medan (Waspada Aceh) – Konsulat Jenderal India di Medan sukses menyelenggarakan peringatan Hari Yoga Internasional ke-12 pada Minggu (21/6/2026), di Politeknik Pariwisata Medan.
Acara ini dihadiri lebih dari 500 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, menjadi bukti nyata semangat persatuan, kepedulian terhadap kesehatan, serta penguatan pertukaran budaya antara India dan Indonesia.
Penyelenggaraan kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan Politeknik Pariwisata Medan. Antusiasme yang tinggi terlihat dari partisipasi mahasiswa, dosen, perwakilan instansi pemerintah, para praktisi yoga, hingga masyarakat umum.
Perayaan ini sekaligus menegaskan bahwa popularitas yoga terus meningkat di wilayah Sumatera, serta mempererat ikatan budaya yang telah terjalin erat sejak lama antara kedua negara.
Sejumlah tamu terhormat turut hadir memeriahkan acara, antara lain Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan, Tengku Chairuniza, yang mewakili Wali Kota Medan; Datuk Iskandar Muda selaku perwakilan Ketua DPRD Kota Medan; serta Direktur Politeknik Pariwisata Medan, Dr. Ngatemin.
Kegiatan diawali dengan rangkaian sambutan yang menyoroti makna mendalam yoga sebagai praktik menyeluruh yang mendukung kesejahteraan fisik, mental, sekaligus spiritual.
Para pembicara menekankan bahwa yoga memiliki daya tarik universal dan berperan penting dalam membangun keharmonisan, ketahanan diri, serta mendorong gaya hidup sehat di tengah masyarakat global.
Dalam sambutannya, Dr. Ngatemin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas persahabatan yang terjalin antara India dan Indonesia. Ia juga memuji upaya berkelanjutan untuk memperkenalkan yoga di kalangan generasi muda.
“Yoga melampaui batas wilayah dan budaya. Ia menjadi bahasa universal kesehatan yang mampu menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang,” ujarnya.
Salah satu bagian inti acara adalah sesi praktik yoga massal yang dipandu oleh instruktur berpengalaman, baik dari India maupun Indonesia. Seluruh peserta mengikuti rangkaian gerakan dan latihan pernapasan sesuai Common Yoga Protocol, sebuah standar yang disepakati bersama guna mempromosikan manfaat kesehatan secara menyeluruh.
Kehadiran guru yoga asal India, Rohit Pramar, bersama rekan-rekan dari Indonesia, menjadi simbol nyata kerja sama dan saling berbagi pengetahuan. Di bawah bimbingan mereka, suasana berlangsung inklusif, sehingga setiap peserta dapat merasakan langsung manfaat latihan tersebut.
Sorotan lain yang menarik perhatian adalah lomba keterampilan yoga. Para peserta memperagakan berbagai posisi dengan ketepatan dan keluwesan yang mengagumkan di hadapan dewan juri. Di akhir sesi, para pemenang menerima penghargaan langsung dari Konsul Jenderal India. Lomba ini tidak hanya membangun semangat persaingan yang sehat, tetapi juga menginspirasi semua pihak untuk menjadikan yoga sebagai bagian dari rutinitas harian.
Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa yoga bukan sekadar latihan fisik semata, melainkan cara menyeluruh untuk menyeimbangkan kondisi tubuh dan pikiran. Ia mengajak seluruh peserta menjadikan yoga kebiasaan sehari-hari demi mendukung gaya hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan.
“Tema peringatan tahun ini adalah Yoga untuk Penuaan yang Sehat. Ketika seseorang menjadikan yoga sebagai rutinitas, ia tidak hanya menjaga kesehatan diri sendiri, tetapi juga memiliki kemampuan lebih baik untuk berkontribusi bagi lingkungan sekitar. Selain itu, yoga juga efektif membantu menurunkan tingkat stres dan kecemasan di tengah masyarakat,” jelasnya.
Hari Yoga Internasional ditetapkan melalui sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 2014 atas usulan dari Pemerintah India. Sejak saat itu, peringatan ini berkembang menjadi gerakan global yang diperingati setiap tanggal 21 Juni di berbagai negara, menyatukan jutaan orang dan memperkenalkan manfaat yoga kepada semakin banyak komunitas.
Konsul Jenderal juga menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara, mulai dari Politeknik Pariwisata Medan, instansi pemerintah, instruktur, relawan, hingga para pencinta yoga.
“Kami tetap berkomitmen untuk terus mempromosikan nilai-nilai luhur yoga, yaitu keseimbangan, kesadaran diri, dan persatuan, demi manfaat generasi masa kini dan mendatang,” pungkasnya. (*)



