Jumat, Juli 19, 2024
Google search engine
Beranda24 Yacht Ikuti Sabang Marine Festival

24 Yacht Ikuti Sabang Marine Festival

Sabang (Waspada Aceh) – Sebanyak 24 kapal layar wisata (yacth) mengikuti Sabang Marine Festival 2019, yang digelar oleh Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) di Kota Sabang, sejak 26 – 30 April 2019.

Puluhan Yacht ini berasal dari berbagai negara, yakni Belanda, Malaysia, Australia, Francis, Alaska, Canada, Inggris, Australia, Amerika dan Belgia, mengikuti event tahunan tersebut.

Adapun Yacht yang hadir yakni Adiejiwah, Babagnaff 6, Brave Heart, Frangkiz, Icaros, Jaga ii, Just Dance, Lady You, Nauti Nauti, Althea, Kali, Mandragore, Puddy Tat, Aku Angka, Millenium, Slopemouch, Tiger Balm, 2 Fast 4 You, Moanna, Wishful Thingking, Maripossa, Melemila, dan Miss Venus.

 

Ada yang unik dan berbeda festival marine kali ini, yaitu hampir semua kegiatan terfokus pada tiga desa wisata dalam rangka memperkenalkan budaya, kesenian, kuliner dan keunikan lainnya.

“Juga dimeriahkan dengan parade marching band, parade yachts, sabang fun bike dan fun walk, Sabang dan Banda Aceh city tour,” ujar Plt Kepala BPKS, Razuardi Ibrahim, saat memberikan sambutan pada pembukaan Sabang Marine Festival 2019, di Pelabuhan CT1 Kota Sabang, Jumat (26/4/2019).

Razuardi mengatakan, SMF 2019 merupakan kegiatan SMF ke-V yang sebelumnya sudah diselenggarakan di tahun 2015, 2016, 2017, 2018. Menurutnya, dalam empat tahun terakhir kunjungan kapal-kapal pesiar (cruise) dunia dan kapal layar (yacth) ke Sabang, meningkat setiap tahunnya.

“Alhamdulillah hingga hari ini ada 23 yachts dari 10 negara yang sudah mendaftar. Output yang diharapkan dari SMF 2019 ini promosi konektivitas wisata bahari Sabang-Phuket-Langkawi atau yang dikenal dengan the golden triangle marine tourism connectivity“.

Melalui kontinuitas konektivitas ini diharapkan jumlah destinasi kapal yachts ke Sabang semakin meningkat setiap tahunnya, dan nantinya akan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat Sabang dan Aceh.

Namun, melalui event ini perlu direnungkan bagaimana para pelayar (yachters) bisa berlama-lama atau long of stay nya bisa lebih lama.

“Mari bersama-sama kita memperbanyak destinasi wisata di Sabang. Adanya event tahunan Sabang, meningkatkan pelayanan prima, baik restoran, hotel, jasa transportasi dan jasa lainnya. Bila kita dapat berinovasi dan didukung dengan infrastruktur yang baik maka saya yakin para turis akan terus berdatangan dan berlama lama di Sabang,” tambah Razuardi.

Pada kesempatan yang sama Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, diwakili Staff Ahli Gubernur Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan, Iskandar Syukri mengatakan, Sabang Marine Festival (SMF) 2019 merupakan salah satu upaya dalam rangka mempromosikan Sabang sebagai konektivitas wisata bahari antara Sabang, Phuket dan Langkawi.

Melalui kegiatan ini tentunya akan meningkatkan konektivitas ini dan akan menumbuhkan hubungan antara kapal-kapal yacht yang semakin tinggi dan ini akan berdampak akan semakin lama tinggal di Sabang nantinya.

“Diharapkan seluruh stake holder dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan berbagai kegiatan atau produksi barang yang bermafaat, yang dapat digemari para yachter dan para turis lainnya selama kegiatan ini berlangsung,” katanya lagi.

Dia juga mengimbau kepada warga Sabang untuk berperan aktif dan bersikap ramah kepada turis yang datang, dan menunjukkan sprit pemulia tamu yang menjadi budaya masyarakat Aceh.

“Dengan demikian SMF ini dapat menginspirasi kita untuk memperkuat kerjasama memajukan pariwisata di Aceh. Kegiatan ini sekaligus menempatkan Aceh sebagai destinasi pariwisata internasional, dan menujukkan kepada dunia destinasi wisata Aceh yang paling aman, nyaman dan menarik untuk di kunjungi.”

Resmi Dibuka
Sementara itu, Walikota Sabang, Nazaruddin memberikan motivasi dan apresiasi kepada BPKS atas terlaksananya kegiatan tersebut.

“Atas nama pimpinan daerah, apresiasi setingginya kepada BPKS dan semua staf BPKS sehingga terlaksananya kegiatan ini,” tutup Walikota Sabang, semmbari menabuh rapai secara bersama sebagai tanda acara tersebut resmi dibuka.

Pada seremoni kegiatan tersebut, turut dihadiri oleh seluruh Forkopimda Kota Sabang, perwakilan Disbudpar Aceh, dan stake holder lainnya termasuk pada pimpinan SKPD dan  masyarakat.

Acara pembukaan juga turut dimeriahkan dengan tarian dan atraksi para motor dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Aceh dipimpin Lekol TU. Bukit. (Ria)

 

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER