Rabu, Juli 17, 2024
Google search engine
BerandaSetelah Mendapat Vaksin MR, Siswa SD di Sigli Lumpuh

Setelah Mendapat Vaksin MR, Siswa SD di Sigli Lumpuh

Sigli (Waspada Aceh) – Seorang pelajar, T.M Helmi Stansyah,7, menderita lumpuh dan nyeri pada kaki, setelah menerima vaksin Measles Rubella (MR) di sekolah SD Negeri Pasie Rawa, Kecamatan Kota Sigli, Rabu pekan lalu (1/8/2018).

Bocah SD tersebut disuntik vaksin MR, bersama puluhan pelajar seusianya, pada acara Launching Vaksin MR digelar Dinas Kesehatan Pidie disaksikan Bupati Pidie, Roni Ahmad dan Kadiskes setempat dr.Fajriman.

”Menurut keterangan orang tuanya. Sebelum disuntik vaksin campak itu, pasien anak ini tiga hari sebelum diimunisasi sempat mengalami demam. Mungkin waktu diimunisasi kondisinya sudah memabaik,” kata dr.Faisal,SPh di RSU Tgk.Chik Ditiro (TCD) Sigli, Senin (13/8/2018).

“Ternyata setelah itu, tubuh anak ini mengalami panas, mengalami nyeri pada kaki dan lemah anggota gerak,” lanjut dr Faisal, dokter yang menangani T.M Helmi Stansya, bocah tersebut.

Konferensi Pers yang dipimpin Wadir Umum RSU TCD, M.Nur.M.Kes, itu turut didampingi Kabid Pelayanan dr.Dwi Widjaya, Kasubbag Humas dan Hukum Safaruddin.S.Km. Lebih lajut dalam keteranganya dr Faisal, menjelaskan sebelum dirujuk ke RSUD TCD, bocah tersebut sempat dirawat di Puskesmas, Kota Sigli..

Namun karena kondisinya tidak membaik dirujuk ke RSUD TCD, Sigli. Saat dirujuk ke Poli Anak RSUD TCD, Sigli, dr Faisal menganjurkan bocah itu untuk dirawat. Karena kondisi tubuhnya menderita demam.

”Saat dibawa itu kan hari Senin, penyuntikan vaksin hari rabu. Tiga hari sebelumnya itu bisa kita katakan sudah seminggu. Demam yang seminggu ini, memang sudah kita indikasikan pemeriksaan Lab lengkap,” jelas dr Faisal.

Dia mengungkapkan, bocah ini saat diperiksa masih bisa menggerakkan kaki pada posisi tidur, sebaliknya sulit melangkah saat berada di lantai. “Akhirnya kami anjurkan dirawat dan kita lakukan pemeriksaa semua termasuk Lab, darah dan urin dan kita lakukan pemeriksaan photo,” ujar dr. Faisal.

Selama menjalani perawatan, kondisi bocah TM Helmi ini sudah membaik. Demam sudah mulai hilang, kondisinya pun terus dievaluasi. Bahkan ketika hari Jumat lalu, bocah ini sudah bisa berjalan kedepan. Pun begitu, kondisinya belum normal dan mengaku masih terasa nyeri pada kaki.

“Akhirnya kami berkoordinasi dengan pihak keluarga dan Sabtu, bocah ini kita rujuk ke rumah sakit di Banda Aceh. Ini memang untuk perawatan dia yang lebih baik dan terapi yang lebih baik. Yang lebih penting adalah melihat apa faktor mendasari pasien ini demam hilang dan muncul lagi demamnya,” katanya. (b10)

BERITA TERKINI

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER