Jumat, Mei 24, 2024
Google search engine
BerandaProyek PLTA Peusangan Rampung 2021

Proyek PLTA Peusangan Rampung 2021

Takengon (Waspada Aceh) – Pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Peusangan 1 dan 2 di Aceh Tengah, Provinsi Aceh, ditargetkan selesai dan bisa berproduksi pada tahun 2022.

PLTA Peusangan berkapasitas 88 MW tersebut, keberhasilan pelaksanaan pembangunannya kini telah mencapai 63 persen, kata General Manager Unit Induk Pembangunan Pembangkit Sumatera (UIP KITSUM), Weddy B Sudirman, mengungkapkan hal itu saat mengunjungi terowongan proyek PLTA Peusangan, dalam kaitan kegiatan Media Tour Jumat (7/9/2018).

Diperkirakan, kata Weddy,  pembangunan proyek pembangkit di daerah penghasil kopi ini sudah rampung pada tahun 2021 atau tahun 2022 sudah bisa berproduksi. “Kita berharap semuanya berjalan lancar,” kata Weddy didampingi GM PT PLN Aceh, Jefri Rosdiadi pada acara Media Tour kerjasama PLN dengan PWI Aceh tersebut.

Weddy, dalam kunjungan ke salah satu terowongan proyek PLTA Peusangan, pada kedalaman 700 meter di bawah permukaan tanah  itu, membawa serta sekitar 37 wartawan Aceh dan pengurus PWI Aceh. Kunjungan ini dimaksudkan agar wartawan dapat melihat langsung proses pengerjaan proyek pembangkit listrik dimaksud.

“Pembangkit listrik PLTA Peusangan ini akan selesai sekitar tahun 2021. Meski  dalam perjalanan pembangunannya mengalami pasang surut akibat konflik dan gempa. Begitupun progres pengerjaannya sudah mencapai 63 persen,” lanjut Weddy.

Pembangkit listrik 88 MW yang dikerjakan perusahaan Hyundai, kontraktor Korea itu, nantinya akan memasok 12 MW untuk transmisi lokal. Selebihnya 76 MW akan disuplai untu transmisi di Kabupaten Biruen.

“Masyarakat ada yang menduga pengerjaan pembangkit listrik ini mangkrak, padahal tidak demikian. Kalau dilihat di atas permukaan, sepertinya demikian. Tidak tampak. Padahal pembangunan di bawah tanah, sudah banyak kemajuannya.”

Sementara itu GM PLN Aceh, Jefri Rosiadi, dalam kesempatan itu menyebutkan, kebutuhan pembangkit listrik di Aceh secara keseluruhan mencapai 400 MW.

“Kehadiran PLTA Pesangan ini akan mengurangi ketergantungan listrik Aceh dari Medan,”  kata Jefri didampingi Said Mukarram, Manager Hukum, Komunikasi dan Pertanahan PT PLN (Pesero) UIP KITSUM tersebut.

Media Tour PWI Aceh yang bekerjasama dengan PT PLN ini, langsung dihadiri Tarmilin Usman, Ketua PWI Aceh dan Adlin Nl, Sekretaris serta pengurus PWI Aceh lainnya. (B.01)

BERITA TERKINI

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER