Banda Aceh (Waspada Aceh) – Anggota DPRK Banda Aceh, Irwansyah, SE meminta Wali Kota Banda Aceh untuk tidak memberikan izin operasional kepada gerai Indomaret pada hari pertama Idulfitri 1447 Hijriah.
Permintaan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Islam yang merayakan hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Politisi dari Partai Gerindra itu menegaskan , bahwa momentum Idulfitri seharusnya dimanfaatkan untuk memperkuat nilai kebersamaan, silaturahmi, dan kekhusyukan ibadah, tanpa terganggu oleh aktivitas komersial yang tidak mendesak.
“Pada hari raya Idulfitri, umat Islam fokus pada ibadah, salat Ied, serta bersilaturahmi bersama keluarga. Karena itu, kami meminta agar Indomaret tidak beroperasi selama satu hari penuh sebagai bentuk penghormatan,” ujar Irwansyah kepada media di Banda Aceh, , Selasa (17/3/2026).
Ia menilai kebijakan penutupan sementara selama satu hari tidak akan berdampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi perusahaan, namun memiliki nilai sosial dan religius yang besar bagi masyarakat, khususnya di kota yang menerapkan syariat Islam seperti Banda Aceh.
Selain itu, Irwansyah juga mengingatkan bahwa kebijakan serupa pernah diterapkan pada momen-momen keagamaan tertentu dan mendapat dukungan luas dari masyarakat.
Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kearifan lokal serta nilai-nilai keislaman.
Ia berharap Wali Kota Banda Aceh dapat mempertimbangkan aspirasi masyarakat dan mengambil kebijakan yang bijaksana demi menjaga kekhidmatan Hari Raya Idulfitri.
“Ini bukan soal melarang usaha, tetapi soal penghormatan terhadap hari besar umat Islam. Kita ingin suasana Idulfitri benar-benar terasa sakral dan penuh kebersamaan,” pungkasnya.(*)



