Kamis, Februari 29, 2024
Google search engine
BerandaDisbudpar AcehPj Wali Kota Ajak Milenial Cintai Kuliner "Keuneubah Indatu"

Pj Wali Kota Ajak Milenial Cintai Kuliner “Keuneubah Indatu”

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq, mengajak kaum milenial mencintai kuliner keuneubah indatu (kuliner peninggalan nenek moyang).

“Pesan saya kepada generasi penerus, khususnya milenial anak muda sekarang untuk mencintai kuliner Aceh dan saya yakin dengan semua kalangan mencintai kuliner Aceh ekonomi akan bangkit,” sebut Bakri saat podcast bersama duta wisata di Anjungan Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh, Jumat (5/8/2022).

Selaku orang Aceh, dia sejak dahulu sudah disuguhi kuliner keuneubah indatu, seperti asam keueung, kuah beulangong, mie Aceh, sie reboh dan lain-lain. Menurutnya kuliner di Aceh cukup banyak dan kaya akan aneka rasa serta menakjubkan. Bakri mengakui, kuliner di Aceh kaya akan rempah dan ini yang menjadi pembeda dengan makanan daerah lainnya.

“Yang membedakan kuliner Aceh dengan daerah lain, kalau kita lihat kuliner Aceh berani di bumbu. Bumbu Aceh memang tiada duanya, meskipun dulu pernah lama di luar, cuma yang menjadi incaran tetap makanan khas Aceh,” sebutnya.

Sekarang tidak sulit menemukan kuliner Aceh meskipun di luar Aceh, karena dunia lain juga sudah banyak yang mengakui kehebatan kuliner Aceh. Tentunya ini menjadi daya tarik turis untuk datang ke Aceh khususnya di Banda Aceh.

“Banda Aceh ini adalah peradaban Nanggroe, miniatur Nanggroe, etalase Nanggroe dan semua makanan yang ada di Banda Aceh ini merupakan cerminan dari beberapa kabupaten kota yang ada di Aceh. Seperti timpan yang merupakan khas Pidie, kuah beulangong yang diidentik dengan Aceh Besar, dan makanan lain seperti asam keueng Barat Selatan,” tuturnya.

Dia berharap semua kuliner keuneubah indatu tersebut harus terus dijaga dan dikembangkan karena merupakan kearifan lokal, keunggulan koperatif yang tidak ada di daerah lain. Menurutnya bukan hanya dijaga dan dikembangkan tapi juga perlu dikenalkan kepada generasi muda.

“Saya kira harus kita gencarkan pengenalan kuliner khas Aceh kepada milenial. Milenial saat ini lebih suka fast food (makanan cepat saji) padahal rasanya jauh lebih enak masakan khas keuneubah indatu,” ujarnya.

Di samping itu, istri Pj Wali Kota Banda Aceh Sri Dewi Kurnilawati juga mengakui kehebatan kuliner Aceh. Dia berpesan kepada masyarakat Aceh khususnya milenial agar mencintai dan menyukai kuliner Aceh. (Kia Rukiah)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments