Minggu, Mei 26, 2024
Google search engine
BerandaNasionalPemudik Dilarang Gunakan Truk dan Mobil Bak Terbuka

Pemudik Dilarang Gunakan Truk dan Mobil Bak Terbuka

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Dirlantas Polda Aceh Kombes M Iqbal Alqudusy, mengingatkan masyarakat yang melakukan mudik untuk tidak menggunakan truk dan mobil bak terbuka.

Hal itu kata Iqbal, sesuai dengan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, mobil barang dilarang untuk mengangkut penumpang.

Ia menjelaskan, berdasarkan fungsi dan aturannya, kendaraan mobil bak terbuka dilarang untuk mengangkut penumpang. Hal itu disebabkan kendaraan bak terbuka berbahaya bagi Keselamatan penumpang dan tidak sesuai dengan kegunaan dan fungsi dari kendaraan tersebut.

“Jika ditemukan mobil bak terbuka yang mengangkut penumpang maka akan dikenakan sanksi tilang. Jadi, masyarakat diimbau agar tidak menggunakan atau menumpangi mobil bak terbuka,” kata Iqbal di Banda Aceh, Senin (8/4/2024).

Alumni Akabri 1996 itu juga mengimbau masyarakat yang mudik untuk tetap mengutamakan keselamatan dan tertib dalam berlalu lintas serta mengikuti arahan arahan petugas di lapangan.

Terkait takbir keliling, Iqbal mengatakan, sesuai keputusan pemerintah masyarakat dapat menggelar takbir keliling dengan tetap menjaga ketertiban, terutama di jalan. Pelaksanaan takbir keliling juga wajib memberitahukan Polsek setempat agar bisa dilakukan pengamanan, sehingga tidak menimbulkan kemacetan.

“Silakan melaksanakan takbir keliling dengan tetap menjaga ketertiban serta memberitahukan kepada Polsek setempat sebelum pelaksanaan agar dilakukan pengamanan,” ujar Iqbal.

Masyarakat yang melaksanakan takbir keliling juga dilarang membawa senjata tajam, minuman keras, petasan, kembang api, dan barang yang dapat membahayakan keselamatan orang lain.

“Kami perlu antisipasi terjadinya saling lempar petasan di antara peserta takbir keliling. Mudahan takbir keliling tahun ini tertib, aman, dan lancar,” harapnya.

Setiap orang yang melanggar ketertiban pelaksanaan takbir keliling ini kata Iqbal, akan dikenakan sanksi penertiban oleh aparat keamanan sesuai peraturan perundang-undangan. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER