Selasa, April 16, 2024
Google search engine
BerandaAcehPEMA-LAMI KSO Ekspor Perdana Lobster ke Malaysia

PEMA-LAMI KSO Ekspor Perdana Lobster ke Malaysia

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Setelah sebelumnya melakukan trial pengiriman lobster ke Pulau Jawa, kali ini PEMA-LAMI KSO berhasil merambah pangsa ekspor ke negara tujuan Malaysia pada Jumat (23/02/2024).

Pengiriman kali ini dengan kuantiti sebanyak 2 koli melalui jalur udara dan menggunakan maskapai Air Asia dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar menuju Kuala Lumpur Internasional Airport, Malaysia.

“Insyaallah debut perdana ekspor ini akan membuka peluang bagi komoditi perikanan Aceh khususnya jenis lobster untuk dapat terus berkembang menuju pangsa ekspor dan akan terus melibatkan nelayan lokal Aceh untuk memenuhi supply yang dibutuhkan PEMA-LAMI KSO ke depan”, jelas Reza Irwanda selaku Project Manajer PEMA-LAMI KSO.

Ekspor perdana ini juga menjadi titik awal bagi PEMA-LAMI KSO untuk kemudian melakukan ekspor produk-produk hasil laut Aceh ke negara lain dalam waktu dekat.

Perlu diketahui, PEMA-LAMI KSO adalah Kerja Sama Operasi antara PT Pembangunan Aceh (PEMA) Perseroda dan PT Laot Aceh Marina Indonesia di sektor perikanan.

PEMA-LAMI KSO sebelumnya telah berhasil mengimkan hasil laut Aceh seperti jenis ikan Cakalang & Baby Tuna beku ke pulau Jawa sebanyak 483.000 kg (483 ton), dan kemudian dilanjutkan dengan pengiriman produk hasil laut Aceh dengan jenis lobster ke pasar lokal sebanyak 4 koli dengan tujuan ke provinsi Jakarta dan Banten.

Pada ekspor perdana ini PEMA LAMI KSO mendapat dukungan penuh dari PT Integrasi Aviasi Solusi (sebelumnya bernama PT Angkasa Pura Kargo) dan PT Angkasa Pura II (Persero) Aceh Besar.

Dirut PT PEMA, Ali Mulyagusdin mengapresiasi PEMA-LAMI KSO atas kegiatan ekspor Lobster perdananya ke Kuala Lumpur, Malaysia.

“Alhamdulillah, ini buah dari kerja keras berbagai pihak. Potensi hasil laut Aceh ini, harus kita manfaatkan sebaik baiknya,” jelasnya.

Menurutnya ekspor ini juga didukung infrastruktur konektivitas berupa Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. Ini memberikan angin segar ekspor dari Aceh ke negara tujuan ekspor di Asia yang lainnya. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER