Banda Aceh (Waspada Aceh) – Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh melalui UPTD Pengelola Masjid Raya Baiturrahman akan menggelar pawai takbir keliling untuk memeriahkan malam Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Kota Banda Aceh, Selasa (26/5/2026) malam.
Kegiatan yang berkolaborasi dengan pengelola Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Raya Baiturrahman Aceh itu akan diikuti puluhan grup peserta. Setiap grup terdiri dari 40 hingga 50 orang dengan rute pawai sejauh sekitar empat kilometer melintasi sejumlah jalan utama di ibu kota Provinsi Aceh.
Kepala UPTD Pengelola Masjid Raya Baiturrahman, Aprilizar, mengatakan peserta diwajibkan berkumpul mulai pukul 17.00 WIB. Sementara pawai dijadwalkan dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.
“Rute pawai dimulai dari Masjid Raya Baiturrahman Aceh menuju Simpang Kodim, Simpang Peuniti, Simpang Surabaya, Simpang Jambo Tape, Simpang Lima, kembali ke Simpang Kodim dan finis di Masjid Raya Baiturrahman Aceh,” kata Aprilizar, Jumat (22/5/2026).
Ia menyebutkan panitia juga akan menggelar technical meeting bersama seluruh peserta pada 23 Mei 2026 pukul 14.00 WIB di Aula Masjid Raya Baiturrahman Aceh.
Selain memeriahkan malam takbiran, panitia menyediakan uang pembinaan sebesar Rp1 juta untuk setiap grup peserta.
Adapun total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp33 juta. Rinciannya, juara I sebesar Rp10 juta, juara II Rp8 juta, juara III Rp6 juta, harapan I Rp4 juta, harapan II Rp3 juta, dan kategori favorit Rp2 juta.
Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 15 Mei 2026 hingga kuota 20 grup terpenuhi. Panitia menyebutkan kemungkinan penambahan kuota akan diinformasikan lebih lanjut.
Sementara itu, Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Tgk H Muhammad Ali atau Abu Paya Pasi, mengajak masyarakat untuk ikut meramaikan malam takbiran dengan mengikuti maupun menyaksikan pawai tersebut.
Menurut dia, gema takbir yang dikumandangkan bersama-sama di jalanan kota menjadi simbol kebersamaan umat Islam dalam mengagungkan asma Allah sekaligus mempererat ukhuwah antarmasyarakat.
“Pawai takbiran ini merupakan bagian dari syiar Islam yang perlu kita hidupkan bersama. Kita berharap masyarakat dapat ikut menjaga kekhidmatan, ketertiban, dan semangat kebersamaan selama kegiatan berlangsung,” ujar Abu Paya Pasi, Rabu (20/5/2026).
Ia juga mengimbau peserta mematuhi aturan panitia demi menjaga kelancaran kegiatan. Selain itu, ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap masjid dan tradisi keislaman di Aceh.
“Kita ingin Masjid Raya Baiturrahman Aceh
terus menjadi pusat syiar Islam dan pemersatu umat. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi masyarakat Aceh dalam menyambut Idul Adha tahun ini,” katanya. (*)



