Beranda Disbudpar Aceh Nominator API Award 2022, Pulau Dua dan Benteng Kuta Batee Trumon

Nominator API Award 2022, Pulau Dua dan Benteng Kuta Batee Trumon

BERBAGI
Objek wisata Pulau Dua di Kabupaten Aceh Selatan yang masuk nominasi API Award 2022. (Foto/cut nauval dafistri

“Objek wisata Pulau Dua dan Benteng Kuta Batee di Aceh Selatan, adalah 2 dari 12 objek wisata yang masuk nominasi API Award 2022”

— Kadisbudpar Aceh Almuniza Kamal —

Dua spot destinasi wisata Aceh Selatan masuk nominasi API Award 2022, yaitu untuk kategori situs sejarah, Benteng Kuta Batee Trumon dan destinasi kreatif Pulau Dua.

Event API Award 2022 diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisawa dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia. Periode voting suara telah ditutup pada 31 Oktober 2022.

Sedangkan pengumuman pemenang akan dibacakan pada Malam Puncak API Award 2022 yang digelar pada 25 November 2022 di Kota Banda Aceh, sebagai tuan rumah.

Situs Sejarah Benteng Trumon

Benteng Kuta Batee Kerajaan Trumon atau Benteng Trumon, salah satu bukti keberadaan Kerajaan Trumon  di masa lalu.

Situs cagar budaya ini berada di Dusun Kuta Batee, Gampong Keude Trumon, Kecamatan Trumon. Jaraknya dari Ibu Kota Tapaktuan sekitar 92 Kilometer, atau lebih kurang 2 jam perjalanan menggunakan roda dua atau roda empat.

Tempat tersebut menarik dikunjungi untuk melihat bagaimana kemegahan dan besarnya Kerajaan Trumon pada masa silam. Pengunjung bisa melihat berbagai peninggalan sejarah dari jejak bangunanya.

Situs sejarah, Benteng Kuta Batee Trumon di Kabupaten Aceh Selatan masuk nominasi API Award 2022. (Foto/cut nauval dafistri)

Jurnalis Waspada mengunjungi destinasi ini pada akhir September.  Walaupun benteng tersebut masih berdiri kokoh namun ada beberapa bangunan yang sudah rusak di makan usia. Benteng dibangun ketika Kerajaan Trumon dipimpin oleh Raja Fansurna Alamsyah.

Luas bangunannya sekitar 60 x 60 meter dengan tinggi sekira empat meter. Di kawasan itu tampak sekitar 32  lubang-lubang mengelilingi benteng yang dulunya digunakan sebagai tempat  meriam. Namun meriam itu sudah hancur hanya tampak sisa pengait meriamnya.

Nurli,73, seorang nenek yang tinggal di dekat kawasan benteng tersebut bercerita, pada masa itu Kerajaan Trumon sangat maju di sektor perdagangan. Trumon menyuplai rempah berupa lada dan cengkeh. Hasil bumi itu diekspor ke berbagai daerah bahkan sampai ke luar negeri.

Bahkan Trumon yang pada puncak kejayaanya juga  mampu mencetak mata uang sendiri sebagai alat tukar yang sah.

Objek wisata Pulau Dua di Kabupaten Aceh Selatan yang masuk nominasi API Award 2022. (Foto/cut nauval dafistri)

Pesona  Bahari dari Pulau Dua

Pulau Dua yang terletak di Desa Ujung Pulau Rayeuk, Bakongan Timur, Aceh Selatan. Menuju ke pulau ini memakan waktu sekitar  1,5 jam perjalanan dari Kota Tapaktuan.

Jurnalis Waspada belum lama ini mengunjungi Pulau Dua. Kini pulau tersebut menjadi destinasi primadona di Aceh Selatan. Pemerintah Aceh Selatan telah membangun dermaga apung di bibir pantai Pulau Dua untuk mendukung daya tarik wisatawan di destinasi tersebut.

Di Dermaga Apung Pulau Dua yang sangat indah, pengunjung akan disuguhkan hamparan laut biru Samudera Hindia yang sejuk dengan hembusan angin laut. Di balik pesona alam yang indah dan nyaman, di Pulau Dua ini tersirat satu legenda atau cerita rakyat di Aceh Selatan tentang Nagan dan Tuan Tapa.

Tokoh masyarakat Bakongan Raya, Lukman Hakim, mengatakan, dahulunya Pulau Dua ini menyatu seperti pulau lainnya yang pada akhirnya terpisah menjadi dua karena adanya pertengkaran antara Tuan Tapa dan dua ekor naga. (Cut Nauval Dafistri)