Jumat, Desember 8, 2023
Google search engine
BerandaNasib Pilu Vania, Bayi Penderita Bocor Jantung di Aceh Jaya
Array

Nasib Pilu Vania, Bayi Penderita Bocor Jantung di Aceh Jaya

Calang (Waspada Aceh) – Nasib pilu diderita Vania Tanisya, 15 bulan, bayi asal Gampong Tuwi Kayee, Kecamatan Panga, Aceh Jaya. Kondisinya begitu memprihatikan.

Sejak lahir, Vania Tanisya berjuang melawan penyakit tanpa mendapatkan perawatan medis yang layak, karena terhimpit masalah ekonomi. Ibu kandungnya, Yusra Manda Sari, 30, hanya mampu melakukan upaya menolong penyakit yang diderita buah hatinya dengan selalu menebus obat ke poliklinik.

Vania Tanisya diketahui mengalami bocor jantung saat usianya 5 bulan. Hal itu bedasarkan hasil pemeriksaan yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Umum Daerah Teuku Umar Calang, beberpa bulan yang lalu.

Vania hingga saat ini belum menjalani operasi sebagai salah satu upaya penyembuhan penyakit yang dialaminya. Kasih sayang orang tua terhadap anak tidak bisa terukur dengan apa pun. Kedua orang tua Vania terus berusaha sekuat tenaga untuk memperoleh kebutuhan biaya hidup dan biaya pengobatan Vania.

Saat didatangi awak media di kediamannya, Gampong Tuwi Kayee, Kecamatan Panga, Kamis (6/1/2022), bocah perempuan mungil tersebut sedang tidur dalam ayunan. Ibu kandungnya melantunkan selawat dan mengayun Vania.

Dari balik kain ayunan berwarna putih, terlihat Vania terbujur lemas. Kondisi ini menggambarkan penderitaan yang sedang dirasakannya.

“Anak saya terdeteksi mengalami bocor jantung sekitar 1 tahun yang lalu. Terlihat pertumbuhan ditubuhnya semakin lemah,” ungkap Yusra, ibu kandung Vania.

Kala itu, cerita Yusra, Vania mengalami cepat lelah dan capek. Lalu dibawa ke rumah sakit di Calang. Berdasarkan hasil pemeriksaan, baru diketahui ada kelainan pada katup jantung Vania yang menyebabkan jantung bocor.

“Itu menurut keterangan dari dokter,” lanjutnya.

“Setelah dilakukan check-up, kala itu di rumah sakit Calang, baru diketahui bahwa anak kami mengalami bengkak, tepatnya di dekat jantung, hingga bendol begini,” ujar Yusra sambil menunjukkan benjolan di bagian luar jantung Vania.

Kondisi Vania masih bisa disembuhkan dengan pemenuhan nutrisi untuk mencapai bobot ideal atau melalui jalur operasi. Namun karena permasalahan ekonomi, hal itu belum bisa dijangkau oleh pihak keluarga.

Yusra berharap, ada solusi untuk kesembuhan anaknya, sehingga segera mendapat kesempatan untuk berobat dan bisa kembali pulih serta bisa bermain seperti anak-anak lainnya.

“Kami sebagai ibu kandung sangat berharap ada kesempatan untuk pengobatan anak kami. Jika pun tidak ada yang membantu, kami akan berupaya sendiri semampu kami untuk kesembuhan Vania. Sekarang, kami rutin melakukan pemeriksaan sebulan sekali di rumah sakit Calang,” pungkas Yusra dengan nada sedih. (Zammil)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments