Banda Aceh (Waspada Aceh) – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem melepas kloter pertama jemaah calon haji (JCH) Aceh di Asrama Haji Embarkasi Aceh, Selasa (5/5/2026).
Dalam arahannya, Mualem mengingatkan para jemaah agar menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri secara lahir maupun batin sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Ia juga menekankan pentingnya membersihkan hati dari sifat hasad, dengki, dendam, dan kesombongan.
“Jangan curiga kepada sesama, bersihkan hati. Itu menjadi bagian penting dalam kesempurnaan ibadah haji,” kata Mualem.
Menurutnya, ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang kuat, terutama saat menjalani rangkaian seperti tawaf, sai, hingga lempar jumrah.
Karena itu, jemaah diminta menjaga kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan selama menjalankan ibadah.
“Fokus kita adalah ibadah. Mudah-mudahan saat wukuf, Allah menerima amal ibadah kita dan kita kembali seperti bayi tanpa dosa,” ujarnya.
Mualem juga menyebut kemungkinan adanya dukungan dana wakaf Baitul Asyi bagi jemaah haji Aceh tahun ini, berkisar antara 2.500 hingga 3.000 riyal.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Aceh, Arijal, mengatakan jumlah JCH Aceh tahun ini sekitar 5.500 orang yang terbagi dalam 14 kloter.
“Kloter pertama berasal dari Banda Aceh dan Aceh Besar dengan jumlah 393 jemaah,” kata Arijal.
Ia menambahkan, jemaah tertua berasal dari Langsa dengan usia 102 tahun.
Menurut Arijal, jumlah pendaftar haji di Aceh saat ini mencapai sekitar 140 ribu orang, dengan masa tunggu keberangkatan sekitar 26 tahun, lebih singkat dibanding sebelumnya yang mencapai 34 tahun. (*)



