Kamis, Juni 20, 2024
Google search engine
BerandaAcehMendes PDTT Tinjau Inovasi Usaha Pandai Besi di Aceh Utara

Mendes PDTT Tinjau Inovasi Usaha Pandai Besi di Aceh Utara

Aceh Utara (Waspada Aceh) – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, bersama Anggota DPR-RI, H. Ruslan M. Daud, meninjau inovasi usaha Pandai Besi di Gampong Pande Kecamatan Tanah Pasir, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (15/3/2020).

Kehadiran rombongan Mendes PDTT disambut Bupati – Wakil Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib dan Fauzi Yusuf, sejumlah pejabat di Aceh Utara, Muspika, keuchik dan tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Mendes PDTT melalui Anggota DPR RI, Ruslan Daud, menyerahkan bantuan modal usaha sebesar Rp50 juta. Modal itu diberikan untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pande Kecamatan Tanah Pasir, Kabupaten Aceh Utara.

Abdul Halim Iskandar menyebutkan, kehadiran dirinya bersama rombongan ke Gampong Pande Kecamatan Tanah Pasir, karena pada awal Februari 2020, telah melakukan teleconference, “Tanya Gus Menteri” bersama sejumlah keuchik di aula kantor camat setempat.

“Pada saat itu Keuchik Pande, Junaidi, menyampaikan tentang cara mengembangkan industri pandai besi di gampongnya, yang membuat cangkul dan alat-alat pertanian, agar produk lokal tersebut bisa berkembang ke luar daerah,” terang Abdul Halim.

Abdul Halim sangat mendukung peningkatan industri pandai besi dari tradisional menjadi modern, karena kebutuhan alat pertanian selama ini seperti cangkul, masih produk impor.

“Padahal alat pertanian itu bisa dibuat di dalam negeri, seperti hasil produksi kerajinan masyarakat Gampong Pande. Saya berjanji kedepan akan mengembangkan potensi yang dimiliki masyarakat Gampong Pande,” terangnya..

Sementara Camat Tanah Pasir, T. Nadirsyah, menyebutkan, kehadiran Mendes PDTT ke Gampong Pande, telah memberi motivasi kepada para pengusaha pandai besi di daerahnya. Dia berharap, dukungan yang diberikan menteri, nantinya dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pandai besi dan mampu dipasarkan ke luar Aceh. (Riri).

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER