Beranda Suara DPRK Aceh Besar Ketua DPRK: Atasi Banjir di Aceh Besar, Perlu Normalisasi Sungai, Tata Ruang...

Ketua DPRK: Atasi Banjir di Aceh Besar, Perlu Normalisasi Sungai, Tata Ruang dan Jaga Lingkungan

BERBAGI
Ketua DPRK Aceh Besar, Iskandar Ali, SPd, MSi. (Foto/Cut Nauval Dafistri).

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar, Iskandar Ali mengatakan, pemerintah daerah perlu proaktif dalam melakukan upaya-upaya penanggulangan banjir yang sering terjadi di Aceh Besar.

Beberapa upaya yang perlu dilakukan, kata Iskandar Ali, di antaranya normalisasi sungai. Dia meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk menormalisasi sungai terutama Krueng Daroy. Normalisasi sungai ini, katanya, penting untuk memperluas sungai sehingga bisa menampung kapasitas air.

“Pemerintah harus proaktif dalam melakukan upaya penanggulangan banjir ini dengan pihak BWS. Untuk bisa menormalisasi saluran sungai terutama di sungai Krueng Daroy,” tuturnya.

Ia mengatakan, akibat penebangan hutan liar (illegal logging) juga menjadi pemicu terjadinya banjir di Aceh Besar. Ketika musim hujan, tidak ada akar-akar pohon yang berfungsi menyerap air sehingga akan mudah terjadi banjir. Pohon-pohon sudah banyak yang ditebang.

“Apalagi sekarang di musim penghujan. Hal Ini tidak bisa ditangani secara parsial, harus menyeluruh. Ditangani dari hulu sampai ke hilirnya. Jadi konektivitas air harus dijaga. Untuk itu sungai perlu dilakukan normalisasi,” ujar politisi dari partai PAN itu.

Iskandar Ali juga menegaskan perlunya pengendalian tata ruang untuk menangani banjir. Hal ini, katanya, terkait Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di kabupaten tersebut. Seperti urusan perizinan pendirian bangunan yang sudah semestinya menyesuaikan dengan aturan tata ruang pada masing-masing peraturan daerah.

“Apalagi terkait pembangunanya juga diselesaikan sesuai RTRW. Rencana tata ruang disusun, seharusnya bisa mempertimbangan itu. Semakin banyak ruang terbangun seharusnya diimbangi dengan drainase atau ruang terbuka yang memadai untuk menyerap air,” tuturnya.

Ketua DPRK Aceh Besar juga mengimbau warga untuk proaktif menjaga sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan. Katanya, penyumbatan aliran sungai atau selokan menjadi pemicu terjadinya banjir. Masyarakat yang gemar sekali membuang sampah di sungai, sewaktu waktu sampah yang menumpuk bisa mengakibatkan banjir. (Cut Nauval Dafistri)