Minggu, Juli 14, 2024
Google search engine
BerandaKasus Bocah Tewas Usai Disuntik, DPRK Aceh Barat Sidak RSUD Meulaboh

Kasus Bocah Tewas Usai Disuntik, DPRK Aceh Barat Sidak RSUD Meulaboh

Meulaboh (Waspada Aceh) – Sejumlah anggota DPRK Aceh Barat, Senin siang (22/10/2018) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, terkait meninggalnya seorang pasien bocah di ruang anak rumah sakit tersebut.

Sidak tersebut dipimpin Ketua DPRK, Ramli,SE didampingi oleh sejumlah anggota dewan lainnya. Dalam sidak ini, Ramli menilai adanya kejanggalan pada bagian petugas yang bertugas menangani pasien.

Pasalnya, kebanyakan dari petugas medis (perawat) yang bertugas, tidak ditemukan adanya seorang pun petugas berstatus PNS. Sehingga proses kegiatan penanganan medis dinilai kurang berjalan maksimal, kata Ramli.

Baca Juga: Bocah 13 Tahun Tewas Usai Disuntik, Orangtua Mengamuk

“Seharusnya ada PNS, tapi yang ditugaskan pada malam kejadian tersebut, semuanya malah honorer. Setelah kita tanya pihak rumah sakit, katanya ada PNS hanya saja bersangkutan dalam keadaan ijin karena sakit,” kata Ramli kepada sejumlah wartawan.

Ramli menginginkan, pihak rumah sakit RSUD-CND segera membenahi serta melakukan evaluasi terkait kekurangan tenaga medis tersebut.

“Waktu kejadian, perawatnya semuanya honorer. Bahkan seorang diantaranya honorer baru. Setidaknya ada dua PNS dilibatkan bertugas malam. Makanya ini harus dievaluasi kembali oleh pihak rumah sakit. Ini sangat membuat kami kecewa,”ujarnya.

Sementara itu Bidang Hukum, Kemitraan dan Humas RSUD-CND Meulaboh, Yunizal mengakui, obat yang diberikan kepada korban dengan menyuntik kedaam infus adalah jenis obat generic. Hingga kini, katanya, pihak rumah sakit sedang melakukan audit secara internal.

“Kita belum bisa pastikan penyebabnya. Belum dapat kita berikan kesimpulan yang sebenanrnya,” tutupnya. (b01/ded)

BERITA TERKINI

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER