Kasus Baru COVID-19 di Aceh 133 Orang, Pasien Sembuh Bertambah 454 Orang

    BERBAGI
    ILUSTRASI.

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Pasien konfirmasi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang dinyatakan sembuh mencapai 454 orang di Aceh, sedangkan kasus positif baru harian bertambah 133 orang.

    Sementara itu, kasus meninggal dunia sembilan orang sebagaimana data dashboard COVID-19 Aceh merupakan kasus-kasus lama yang kejadiannya sejak 20 Agustus 2021.

    “Tidak ada pasien konfirmasi COVID-19 yang meninggal dunia dalam 24 jam terakhir di Aceh,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani kepada awak media di Banda Aceh, Senin (13/9/2021).

    Juru bicara yang akrab disapa SAG itu menjelaskan, sembilan kasus meninggal dunia, meliputi warga Pidie sebanyak lima orang, yang dilaporkan meninggal dunia pada tanggal 20 – 25 Agustus 2021.

    Kemudian warga Banda Aceh sebanyak dua orang yang meninggal dunia pada 10 September dan 12 September 2021. Selanjutnya warga Aceh Timur satu orang, meninggal pada 10 September 2021. Terakhir satu warga Aceh Tengah meninggal pada 11 September 2021.

    Sementara itu, pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh bertambah sebanyak 454 orang, meliputi warga Pidie mencapai 223 orang, Banda Aceh sebanyak 75 orang, Aceh Tamiang 37 orang, Aceh Selatan 30 orang, dan warga Aceh Tengah sebanyak 29 orang.

    Kemudian warga Aceh Besar sebanyak 28 orang, dan warga Bireuen sebanyak 10 orang. Kemudian warga Simeulue sebanyak delapan orang, Sabang tujuh orang, Lhokseumawe lima orang, warga Langsa dan warga Pidie Jaya masing-masing satu orang.

    Sedangkan kasus konfirmasi baru positif COVID-19 yang bertambah 133 orang meliputi warga Banda Aceh sebanyak 70 orang, dan warga Aceh Besar sebanyak 35 orang. Kemudian warga Simeulue sebanyak sembilan orang, dan warga Aceh Selatan lima orang.

    Selanjutnya warga Aceh Timur empat orang, Lhokseumawe dua orang, warga Aceh Tenggara, Langsa, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Aceh Jaya, Nagan Raya, dan warga Aceh Barat Daya, masing-masing satu orang.

    “Kasus baru jauh lebih rendah daripada jumlah pasien yang sembuh. Kita berharap kasus-kasus positif baru terus turun dan pasien yang sembuh terus meningkat,” tutur SAG. (Ria)

    BERBAGI