BerandaAcehInsiden Saat Kenduri Maulid di Pidie, Satu Warga Meninggal

Insiden Saat Kenduri Maulid di Pidie, Satu Warga Meninggal

Pidie (Waspada Aceh) – Insiden yang terjadi saat pelaksanaan Kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro/Truseb, Kabupaten Pidie, Rabu (4/11/2026), menyebabkan satu warga meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di tengah persoalan pengibaran Bendera Bintang Bulan di lokasi kenduri yang disebut sempat memicu ketegangan antara warga dan personel TNI. Namun, kronologi lengkap dan penyebab pasti insiden masih belum diketahui.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Tgk Abdullah Syafi’i (RSUD TAS), Mutiara Timur, Pidie, dr Kamaruzzaman, membenarkan pihaknya menerima sejumlah warga yang dievakuasi setelah insiden tersebut.

“Hingga pukul 17.00 WIB, sekitar empat warga telah dievakuasi ke rumah sakit,” kata Kamaruzzaman, Kamis (5/11/2026).

Dari jumlah tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia, sedangkan warga lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat, korban luka disebut berasal dari kalangan laki-laki dewasa, anak-anak, dan perempuan yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Informasi awal yang berkembang menyebutkan korban meninggal dunia diduga mengalami luka akibat tembakan. Namun, penyebab pasti kematian maupun sumber tembakan belum dapat dipastikan berdasarkan keterangan resmi.

Persoalan pengibaran Bendera Bintang Bulan di tengah pelaksanaan kenduri Maulid disebut menjadi salah satu pemicu ketegangan di lokasi. Meski demikian, belum diperoleh keterangan yang memastikan hubungan langsung antara persoalan tersebut dan bentrokan yang menyebabkan jatuhnya korban.

Pascainsiden, sejumlah foto dan video yang memperlihatkan kondisi korban serta situasi di lokasi kejadian beredar melalui media sosial. Keaslian, waktu pengambilan, dan konteks rekaman tersebut masih memerlukan verifikasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak TNI maupun Polri mengenai kronologi kejadian, penyebab bentrokan, serta kondisi keamanan di lokasi. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER