Beranda Olahraga Ihsanuddin Terpilih Sebagai Ketum Percasi Aceh Periode 2021- 2025

Ihsanuddin Terpilih Sebagai Ketum Percasi Aceh Periode 2021- 2025

BERBAGI
Ihsanuddin MZ, SE, MM, ketika menyampaikan visi misi dan program Percasi Aceh sebelum pemilihan. (Foto/Ist)

Langsa (Waspada Aceh) – Ihsanuddin MZ, terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Aceh masa bakti 2021 – 2025 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Percasi Aceh yang berlangsung alot.

Ihsanuddin yang juga anggota DPRA ini terpilih sebagai ketua umum setelah meraih 14 suara, mengungguli rivalnya Muhammad Hendrik FS, Sekretaris Umum Percasi Aceh periode 2016 – 2021 yang hanya meraih 7 suara.

Musprov Percasi Aceh yang berlangsung di Hotel Harmoni, Kota Langsa (24/6/2021), diikuti 22 voter utusan 22 dari 23 Percasi Kabupaten/Kota di Aceh. Meski sempat panas dan alot, karena adanya mandat ganda, namun Musprov berlangsung demokratis.

Pelaksanaan Musprov Percasi Aceh, meski terjadi dinamika, tapi tetap berjalan sesuai semboyan catur ‘gens una sumus (kita satu keluarga, kita bersaudara).

Dalam visi-misinya, Ihsan menyebutkan akan berupaya melakukan program pembinaan atlet untuk meraih prestasi di tingkat nasional dan international, memperbanyak event, menggelar liga Aceh dan membagikan papan catur di seluruh kabupaten/kota di Aceh.

Buka Musprov Percasi Aceh, Mengurus Cabor Butuh Perjuangan dan Keikhlasan.

Butuh Keikhlasan

“Mengurus cabang olahraga butuh keihklasan dan perjuangan dalam mencapai prestasi terbaik,” kata Bachtiar Hasan.

Wakil Ketua Umum III Bidang Pembinaan Prestasi, Bachtiar Hasan, mewakili Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf, ketika membuka Musprov Percasi Aceh pada hari yang sama mengharapkan pengurus terus berupaya dalam mencari jalan terbaik untuk dalam pembinaan prestasi.

Katanya, perjuangan pengurus berat dalam pembinaan prestasi, tidak kecuali dalam cabang olahraga catur.

Hal itu, sebutnya, perlu dipikirkan bersama pengurus catur di provinsi dan kabupaten/kota, sehingga pembinaan atlet dalam upaya meraih prestasi bisa berjalan.

Atlet-atlet catur ada di kabupaten/kota, sehingga perlu pembinaan untuk menghadapi Prakualifikasi Pekan Olahraga (Pra PORA) Aceh III/2021 sebagai ajang menuju PORA XIV/2022 di Pidie.

Cabang catur harus melakukan Pra PORA sebelum pelaksanaan PON Papua, ujarnya.

Kecuali itu, sebutnya,

 

,

cabang olahraga catur harus bisa tampil di PON XXI/2024 Aceh – Sumatera Utara dan meraih medali.

“Siapapun yang terpilih sebagai ketua umum dalam Musprov Percasi Aceh ini harus bisa bekerjasama sama dengan KONI Aceh dalam menjalankan program pembinaan prestasi,” ujarnya.

Kejurnas Terbaik

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Percasi Aceh, Aldin NL menyebutkan, dua periode kepemimpinannya telah melakukan berbagai upaya pembinaan prestasi, satu yang fenomenal menjadi tuan terbaik Kejurnas 47/2018 di Banda Aceh dan sukses meraih medali.

Ketua panitia Muhammad Hamzah menjelaskan, Musprov ini diikuti 22 dari 23 pengurus Percasi kabupaten/kota di Aceh. (Ria).

BERBAGI