Blangkejeren (Waspada Aceh) – Bupati Gayo Lues, Suhaidi, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul kemunculan Harimau Sumatera di sejumlah wilayah permukiman penduduk di kabupaten tersebut.
Imbauan itu disampaikan setelah adanya laporan warga terkait keberadaan satwa dilindungi tersebut yang terlihat di beberapa titik dekat kawasan pemukiman.
“Masyarakat diminta untuk tidak pergi ke kebun untuk sementara waktu sebelum Tim BKSDA melakukan penanganan terhadap satwa tersebut,” kata Suhaidi dalam keterangannya.
Menurutnya, apabila terdapat keperluan mendesak yang mengharuskan warga pergi ke kebun, masyarakat diminta tidak beraktivitas seorang diri dan tetap meningkatkan kewaspadaan selama berada di luar rumah.
Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, lanjut Suhaidi, telah berkoordinasi dan meminta bantuan Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menangani Harimau Sumatera yang dilaporkan turun ke kawasan permukiman padat penduduk.
Langkah tersebut dilakukan guna mencegah terjadinya konflik antara satwa liar yang dilindungi dengan masyarakat setempat.
Berdasarkan laporan masyarakat, kemunculan Harimau Sumatera terdeteksi di beberapa lokasi, di antaranya sekitar permukiman Desa Porang Ayu, Gantung Geluni, Kute Bukit, Akang Siwah, serta beberapa titik lainnya di wilayah Gayo Lues.
Suhaidi mengatakan Tim BKSDA dijadwalkan turun ke lokasi pada Senin (8/6/2026) untuk melakukan penanganan dan pemantauan lebih lanjut terhadap keberadaan satwa tersebut.
Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam menghadapi situasi tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menghindari aktivitas seorang diri, mengikuti arahan petugas, serta segera melaporkan apabila melihat keberadaan Harimau Sumatera di sekitar permukiman,” ujarnya. (*)



