Minggu, Juli 21, 2024
Google search engine
BerandaSumutFT Kisaran Pertamina Galakan Bank Sampah untuk Cegah Banjir

FT Kisaran Pertamina Galakan Bank Sampah untuk Cegah Banjir

Kisaran — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumatera Utara mencatat, produksi sampah tahun 2018 mencapai 3,7 ton per tahun. Jumlah ini terus bertambah seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk.

Tak heran beberapa wilayah di Sumatera Utara, termasuk Kabupaten Asahan, menjadi langganan banjir. Sementara sekarang ini, hanya sekitar 11 persen dari produksi sampah yang sudah dikelola atau didaur ulang.

Berkontribusi mengurangi masalah sampah, Fuel Terminal Kisaran Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I, mengusung program CSR Bank Sampah Bina Mandiri. Kegiatan ini bekerjasama dengan Rumah Zakat, dan program ini sudah berjalan selama dua tahun.

“Aktivitas rutin yang dilaksanakan di Bank Sampah Bina Mandiri Kisaran, selain penimbangan sampah nasabah juga melaksanakan kegiatan sosial lain, diantaranya kerja bakti lingkungan yang melibatkan warga Kisaran Baru dan sekitarnya,” ujar Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina MOR I, Roby Hervindo, kepada wartawan, Senin (24/2/2020).

Roby mengatakan, pada kegiatan penimbangan sampah, tercatat 198 Kg sampah organik disetor oleh 11 orang nasabah bank sampah Bina Mandiri. Sebelumnya, sampah rumah tangga itu telah dipilih dan dipilah terlebih dahulu. Nasabah membukukan pendapatan Rp155.000 dari penimbangan pada hari Sabtu (22/2/2020) tersebut. Dilanjutkan kegiatan bersih lingkungan di Kelurahan Kisaran Baru pada Minggu (23/2/2020).

Program bank sampah ini bertujuan agar masyarakat tidak sekedar memproduksi dan membuang sampah. Warga diberi pengetahuan untuk memilah dan mengelola sampah. Pada kesempatan itu juga dilaksanakan pendistribusian tabung komposter pupuk cair dari sampah organik rumah tangga. Tabung komposter pupuk cair ini dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman secara alami.

Lurah Kisaran Baru, Rahmat Aris Munandar, mengatakan, warganya menyambut baik program tersebut dan berharap makin banyak warganya menjadi nasabah bank sampah.

“Agar lingkungan Kisaran Baru dapat lebih bersih sehingga kesehatan masyarakat dapat lebih meningkat. Diharapkan warga yang menjadi nasabah Bank Sampah Bina Mandiri bisa lebih banyak lagi,” ungkap Rahmat.

Selain program bank sampah, warga sekitar Fuel Terminal Kisaran juga diberdayakan melalui program kewirausahaan. Di bidang kesehatan, warga mendapat bantuan berupa program Posyandu sehat ibu dan anak tercinta (SEHATI). Sejak 2018, berbagai program CSR senilai Rp493.500.000 dilaksanakan bersama warga.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan diaplikasikan di wilayah lain. Sehingga selain mengurangi sampah juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dari hasil penukaran sampah,” tutup Roby.(sulaiman achmad)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER