Sabtu, Juli 20, 2024
Google search engine
BerandaAcehDukung Pertanian Berkelanjutan, Dosen UNH Didik Petani dalam Pengelolaan Gula Aren

Dukung Pertanian Berkelanjutan, Dosen UNH Didik Petani dalam Pengelolaan Gula Aren

Kutacane (Waspada Aceh) – Untuk mendukung pertanian berkelanjutan, dosen dan akademisi Ilmu Kesehatan Universitas Nurul Hasanah (UNH) Kutacane mensosialisasikan dan mendidik petani dalam pengelolaan air nira menjadi gula aren, di Desa Lawe Loning, Kecamatan Lawe Sigala, Aceh Tenggara, Minggu (17/9/2023).

Dalam sosialisasi tersebut, dosen UNH ini menggandeng komunitas petani lokal, untuk melakukan sosialisasi program pembentukan kelompok petani aren di desa itu. Tindakan peduli kepada komunitas petani aren ini, memperlihatkan peran yang sangat penting bagi perguruan tinggi untuk mendukung pertanian berkelanjutan untuk mencapai kesejahteraan, khususnya di Desa Lawe Loning.

Sebagaimana diketahui, program inovatif ini diprakarsai oleh seorang Dosen Ilmu Kesehatan Universitas Nurul Hasanah Kutacane, Yusnaini. Dia sendiri, memiliki pengalaman bidang pendampingan untuk pemberdayaan masyarakat pedesaan.

Program ini bertujuan untuk mendidik para petani dalam teknik pengolahan air nira menjadi gula Aren dan mangkok dengan varian rasa, serta mendidik mereka menjadi petani yang kuat.

Yusnaini menyebutkan, dalam kontek pengabdian kepada masyarakat, peran dosen tidak hanya sebatas mengajar di kelas, tetapi juga memberi kontribusi nyata kepada masyarakat dan ekonomi lokal.

Menurutnya, pengetahuan dan sumber daya kemampuan yang dosen UNH Kutacane miliki berpeluang untuk meningkatkan kualitas produk gula aren dan berkontribusi dalam pembangunan pedesaan dengan berkelanjutan.

“Program pendampingan ini mencakup kegiatan pembentukan kelompok tani aren. Dimana kelompok tani diklasifikasikan menjadi dua, yakni kelompok tani Loning A dan Loning B dengan jumlah perkelompoknya enam orang,” sebut Yusnaini kepada media, Rabu (21/9/2023).

Lebih lanjut, kata Yusnaini, mereka ini dibimbing oleh dosen dan mahasiswa, dalam upaya meningkatkan hasil produksi aren dengan tujuan menyejahterakan petani aren.

Di samping keterlibatan perguruan tinggi dalam program semacam ini, tentunya dapat membuka peluang kolaborasi erat antara akademisi dan komunitas kearifan lokal. Untuk itu, mereka berharap dapat membangun hubungan jangka panjang dengan para petani sekitar guna untuk mengembangkan potensi sumber daya alam yang berkelanjutan dan punya daya saing.

“Semoga program ini dapat menjadi contoh inspiratif bagi perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk terlibat aktif dalam pembangunan masyarakat dan berkontribusi pada peningkatan produk yang vital. Inisiatif seperti ini juga diharapkan dapat membantu Indonesia mencapai pembangunan lebih baik untuk kesejahteraan rakyat ke depannya,” harapnya.

Sementara itu, para petani aren Desa Lawe Loning berharap kelompok tani yang telah terbentuk dapat bekerja sama dan berkoordinasi nantinya dalam mengembangkan hasil produk gula aren mangkok. Hal ini dapat menstimulus minat petani lainnya untuk mewujudkan produk kreatif dan berinovasi. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER