BerandaAcehBMKG: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Aceh Tenggara dan Aceh Tamiang hingga 15...

BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Aceh Tenggara dan Aceh Tamiang hingga 15 Juli

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Aceh untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di sejumlah wilayah pada 13–15 Juli 2026.

Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh, Miftahul Jannah, mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi aktifnya gelombang atmosfer Kelvin di Aceh, yang diperkuat adanya daerah belokan angin (shearline) dan konvergensi sehingga mendukung pertumbuhan awan konvektif.

Selain itu, suhu muka laut yang hangat di perairan barat dan selatan Sumatera meningkatkan proses penguapan. Kondisi tersebut menambah kandungan uap air di atmosfer yang berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Aceh.

BMKG memprakirakan pada 13 Juli hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di Aceh Tenggara dan Aceh Tamiang. Sementara pada 14 Juli, potensi cuaca serupa masih berpeluang terjadi di Aceh Tenggara. Adapun 15 Juli tidak terdapat wilayah yang masuk dalam kategori peringatan dini.

Meski demikian, prakiraan cuaca harian menunjukkan sebagian besar ibu kota kabupaten/kota di Aceh masih didominasi kondisi berawan hingga cerah berawan pada Selasa (14/7/2026). Namun, hujan ringan diprakirakan turun pada Bireuen, Lhokseumawe, dan Langsa pada siang hari.

Sementara wilayah lain seperti Banda Aceh, Sabang, Meulaboh, Tapaktuan, Takengon, Blangpidie, dan Singkil umumnya diprakirakan berawan sepanjang hari. Berdasarkan prakiraan BMKG, suhu udara di Aceh berkisar 16–33 derajat Celsius dengan kecepatan angin antara 2–27 kilometer per jam. Berdasarkan dokumen prakiraan cuaca harian BMKG untuk ibu kota kabupaten/kota di Aceh.

Miftahul Jannah mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap hujan yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada sore hingga malam hari akibat pemanasan yang cukup intens pada siang hari.

“Masyarakat diharapkan berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika berkendara. Kondisi cuaca buruk dapat disertai angin kencang serta berpotensi memicu banjir dan tanah longsor,” demikian imbauan BMKG. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER