Banda Aceh (Waspada Aceh) – PT Bank Aceh Syariah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Bank milik Pemerintah Aceh tersebut meraih KEJAR Award OJK Pusat 2026 sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan Implementasi KEJAR Terbaik di Wilayah Sumatera.
Penghargaan tersebut diterima Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, dari Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, dalam rangkaian Puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 di Sekolah Rakyat 13 Bekasi, Jumat (28/8/2026).
KEJAR Award merupakan bentuk apresiasi OJK kepada industri perbankan atas kontribusinya dalam mendukung implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Program tersebut menjadi salah satu upaya memperluas akses keuangan sekaligus membangun budaya menabung sejak dini di kalangan pelajar.
Puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 menjadi momentum kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut juga digelar Leaders’ Insight yang menghadirkan sejumlah pimpinan nasional. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengumuman dan penyerahan KEJAR Award serta Financial Literacy Award.
Bagi Bank Aceh Syariah, penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas komitmen dan konsistensi Bank dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di kalangan generasi muda.
Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan OJK. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Bank Aceh Syariah untuk terus memperluas akses layanan keuangan syariah sekaligus memperkuat edukasi keuangan bagi pelajar.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi Bank Aceh Syariah untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di kalangan pelajar. Melalui program KEJAR, kami ingin mendorong budaya menabung sejak dini dan mengenalkan layanan keuangan syariah kepada generasi muda,” ujar Fadhil.
Ia mengatakan, keberhasilan program KEJAR tidak semata-mata diukur dari jumlah rekening yang dimiliki pelajar. Lebih dari itu, rekening tersebut diharapkan menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda untuk mengenal dan menerapkan pengelolaan keuangan secara bijak.
“Ini sejalan dengan semangat Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan, yaitu membangun kesadaran masyarakat untuk semakin memahami, menggunakan, dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan secara tepat,” lanjutnya.
Ke depan, Bank Aceh Syariah akan terus memperkuat kolaborasi dengan OJK, pemerintah, sekolah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk memperluas implementasi program KEJAR.
Upaya tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi pelajar di Aceh, sekaligus mendorong tumbuhnya kebiasaan menabung sejak usia dini.
Raihan KEJAR Award OJK Pusat 2026 sekaligus menegaskan kontribusi Bank Aceh Syariah dalam mendukung budaya menabung dan peningkatan literasi keuangan generasi muda hingga mendapat apresiasi di tingkat nasional.
Melalui semangat “Menabung Sejak Dini, Membangun Masa Depan”, Bank Aceh Syariah berkomitmen menghadirkan layanan keuangan syariah yang inklusif, mudah diakses, serta memberikan manfaat bagi masyarakat. (*)



