Jumat, Mei 24, 2024
Google search engine
BerandaSumutArif Ripai: Apkasindo Harus Menjadi Ruang Temu Bagi Petani Sawit di Labura

Arif Ripai: Apkasindo Harus Menjadi Ruang Temu Bagi Petani Sawit di Labura

Aekkanopan (Waspada Aceh) – Bertemu dengan perwakilan petani sawit dari delapan kecamatan di Labura, Arif Ripai, Sekretaris DPW Apkasindo Sumatera Utara, menegaskan regenerasi pengurus DPD Apkasindo Labuhanbatu Utara akan menjadi tonggak awal perkembangan petani sawit dan menjadi ruang temu petani agar mudah mencapai akses kepentingannya di kabupaten tersebut.

Arif Ripai menyampaikan hal itu pada saat berbuka puasa bersama dengan petani sawit binaan Apkasindo (Asosiasi Petani Kepala Sawit Indonesia) di Batik Cafe, Aekkanopan, Labuhanbatu Utara (Labura), Rabu (13/04/2022).

Arif Ripai, yang juga ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Labura menambahkan, luas Kabupaten Labura lebih kurang sebesar 359 ribu hektare. Dari luas tersebut 30 persennya berisi pohon sawit yang terbagi menjadi kebun korporasi dan kebun sawit rakyat.

“Apkasindo bertanggung jawab penuh terhadap petani sawit, mulai dari edukasi dan pembinaan agar ke depan, hasil produksinya meningkat,” tegas Arif.

Lanjut Arif, ke depan Apkasindo Labura harus menciptakan sinergitas dengan program pemerintah, perusahan swasta dan petani kelapa sawit. Ini diharapkan agar petani kelapa sawit dapat meningkatkan perekonomian sehingga dapat menekan laju inflasi dengan naiknya daya beli masyarakat.

“PSR (Peremajaan Sawit Rakyat), program kelembagaan petani dan menjangkau pupuk murah adalah mimpi yang harus direbut bersama dalam Apkasindo ini,” tutup Arif Ripai.

Sedangkan Edi Sucipto, perwakilan petani sawit Labura dalam pertemuan tersebut menyampaikan terima kasih kepada Apkasindo Sumatera Utara yang telah memfasilitasi pelatihan-pelatihan kepada petani kelapa sawit.

“Sebagai petani, saya bersyukur dan berterima kasih tentunya kepada Apkasindo telah menjadi fasilitator bagi petani sawit agar lebih produktif dalam bertani,” ucap Edi.

Pertemuan itu, kata dia, adalah langkah konsolidasi bagi petani sawit di Labura, sebab kabupaten ini terkenal dengan perkebunan kelapa sawitnya. Langkah menyatukan petani kelapa sawit di Labura hal yang tepat.

“Mudah-mudahan petani di Labura mendapatkan akses yang baik agar produktivitasnya meningkat terus ke depan,” harap Edi.

Pertemuan Apkasindo Sumut dengan petani kelapa sawit di Labura juga dihadiri oleh beberapa pengurus DPW Apkasindo Sumatera Utara. (sulaiman achmad)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER