Minggu, Mei 19, 2024
Google search engine
BerandaAnggota DPR RI, Salim Fakhry: Ironis Bila Anggaran Jalan Muara Situlen -...

Anggota DPR RI, Salim Fakhry: Ironis Bila Anggaran Jalan Muara Situlen – Gelombang Hanya Rp1 Miliar

Kutacane (Waspada Aceh) – Lanjutan pembangunan jalan tembus Muara Situlan Kabupaten Aceh Tenggara – Gelombang, Kota Subulussalam, yang sudah lama didambakan warga dua daerah bertetangga tersebut menimbulkan keprihatinan berbagai kalangan.

Apalagi diperoleh informasi bahwa Pemerintah Aceh mengalokasikan anggaran hanya Rp1 miliar untuk proyek jalan tembus tersebut. Sementara beberapa daerah lain, bahkan memperoleh alokasi anggaran hingga ratusan miliar melalui proyek multiyears.

“Nanti saya akan pertanyakan masalah ini kepada Gubernur Aceh dan dinas terkait, yakni PUPR. Apa mungkin untuk proyek jalan tembus Muara Situlen – Gelombang ini hanya dianggarkan 1 miliar rupiah? Ironis sekali bila hanya 1 miliar. Rasanya gak masuk akal,” kata Anggota DPR RI, M.Salim Fakhry, menjawab pertanyaan Waspadaaceh.com di Banda Aceh, Senin (8/2/2021).

Anggota DPR RI asal Aceh Tenggara, M.Salim Fakhry. (Foto/Ist)

“Kok rasa-rasanya gak mungkin ya. Sudah lah daerah kita gak dapat proyek jalan dari multiyears, ini untuk jalan provinsi pun anggarannya cuma segitu? Begitu pun akan saya cek nanti,” lanjut Salim Fakhry dengan nada tak percaya.

Sebelumnya, Bupati Aceh Tenggara, Raidin Pinim, kepada Waspadaaceh, membenarkan minimnya dana yang masuk untuk lanjutan pembangunan jalan tembus Muara Situlen-Gelombang tahun 2021.

”Informasinya untuk tahun 2021 ini dana jalan tembus Muara Situlen-Gelombang hanya Rp1 miliar saja,” ujar Raidin.

Yahdi Hasan Ramud, salah seorang anggota DPR Aceh kepada Waspadaaceh, Selasa pekan lalu, menyebutkan, minimnya dana proyek jalan Muara Situlan-Gelombang tahun 2021, karena munculnya kasus jalan yang telah ditangani pihak Kejati Aceh dan ditetapkannya beberapa orang tersangka.

“Mungkin Pemerintah Aceh masih ragu dan belum percaya atau menunggu hingga proses hukum jalan tembus itu selesai. Setelah itu mungkin Pemprov Aceh melalui dinas PUPR baru berani lagi mengalokasikan dana bagi proyek jalan tembus seperti tahun-tahun sebelumnya,” papar Yahdi Hasan Ramud, politisi Partai Aceh tersebut. (Ali Amran)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER