Calang (Waspada Aceh) – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Aceh Jaya dimaknai dengan kegiatan spiritual yang mendalam. Salah satu tokoh muda yang sedang naik daun, Tgk. Habibi An Nawawi, juara satu ajang bergengsi Akademi Sahur Indonesia (AKSI) tahun 2026, hadir mengisi acara Tablig Akbar di Taman Memorial Tsunami, Calang, Selasa (14/4/2026).
Dalam ceramahnya yang penuh semangat, Tgk Habibi menekankan pentingnya peran pemerintah daerah di seluruh kabupaten/kota di Aceh untuk menciptakan program-program khusus dalam pembinaan generasi muda, khususnya di bidang keislaman.
Menurutnya, hal ini sangat krusial guna melahirkan generasi dakwah yang tidak hanya kuat imannya, tetapi juga memiliki rasa cinta dan bangga terhadap daerah asalnya.
“Mari kita galakkan semangat berdakwah bagi para generasi. Bagi saya, di setiap kesempatan saya berdakwah, saya selalu menanyakan apa program unggulan daerah dalam melahirkan para pendakwah. Begitu juga di sini, di Aceh Jaya, semoga akan terus lahir pendakwah-pendakwah yang handal hingga masa mendatang,” ujar Tgk Habibi.
Ia berharap, di bumi yang dijuluki Poe Teumereuhom ini, suara dakwah akan senantiasa menggema hingga ke pelosok desa terpencil. Selain itu, harus terus diciptakan ekosistem yang baik agar lahir cikal bakal ulama secara berkelanjutan.
“Saya berpesan kepada generasi yang hadir pada hari ini, tuntutlah ilmu setinggi mungkin. Kelak, negeri ini akan diwariskan kepada kalian. Dengan ilmu yang luas dan mendalam, kalian dapat mengelola negeri ini dengan benar, adil, dan penuh berkah,” tambahnya.
HUT Sederhana karena Warga Masih Berduka
Sementara itu, dalam sambutannya saat membuka acara, Bupati Aceh Jaya, Safwandi, menjelaskan alasan di balik konsep perayaan HUT kali ini yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Jika biasanya diisi dengan berbagai kemeriahan hiburan, kali ini pemerintah daerah memilih untuk hanya menggelar kegiatan Zikir Bersama dan Tablig Akbar.
“Saya pernah berjanji saat pencalonan dulu, bahwa di setiap momentum HUT kabupaten akan selalu dilaksanakan kegiatan yang meriah. Namun, kali ini kita cukupkan dengan Zikir Bersama dan Tablig Akbar saja,” ujar Safwandi.
Kepala daerah ini menegaskan, keputusan tersebut diambil sebagai bentuk empati terhadap kondisi masyarakat saat ini.
“Untuk saat ini tidak mungkin kita melaksanakan kegiatan yang terlalu meriah, karena saudara-saudara kita di kabupaten ini masih berduka dan masih banyak yang berteduh di bawah tenda akibat bencana. Maka, kali ini kita cukupkan dengan doa, zikir, dan pengajian,” lanjutnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Safwandi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan penyelenggara yang telah bekerja keras mempersiapkan acara ini hingga berjalan lancar dan tertib.
“Terima kasih kami sampaikan kepada Tgk Habibi An Nawawi atas waktu dan kesediaannya memenuhi undangan kami. Semoga dengan kehadirannya bisa menjadi motivasi dan inspirasi besar bagi generasi muda Aceh Jaya untuk mengikuti jejak keberhasilannya kelak,” tutupnya.(*)



