BerandaBeritaIran Klaim Tembak Jatuh Pesawat Siluman F-35 AS

Iran Klaim Tembak Jatuh Pesawat Siluman F-35 AS

Teheran (Waspada Aceh) – Laporan dari beberapa media menyebutkan bahwa Iran telah berhasil menembak pesawat tempur siluman F-35 milik Amerika Serikat, sehingga memaksa pesawat canggih tersebut melakukan pendaratan darurat di pangkalan udara AS di wilayah Timur Tengah.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah mengeluarkan pernyataan resmi yang mengonfirmasi keberhasilan mereka dalam menembak jatuh jet siluman. Menurut pernyataan itu, insiden ini terjadi saat pesawat tersebut berada di wilayah udara bagian tengah Iran.

Tidak hanya pernyataan resmi yang menjadi sorotan, sebuah video yang diklaim sebagai bukti langsung dari peristiwa ini juga telah menyebar dengan cepat di berbagai platform media sosial. Video tersebut bahkan telah dibagikan secara resmi oleh akun konsulat jenderal Iran di Mumbai.

Menurut laporan dari TRT World, peristiwa ini menjadi sorotan dunia, namun Komando Pusat AS dalam pernyataan resmi yang disampaikan oleh juru bicaranya, Kapten Tim Hawkins, hanya mengonfirmasi satu hal yang paling mendesak: keselamatan pilot.

“Pesawat tersebut mendarat dengan selamat, dan pilot dalam kondisi stabil,” kata Hawkins seperti dikutip Jumat (20/3/2026).

Namun ia menolak untuk mengonfirmasi atau menolak laporan yang disebarkan oleh berbagai media internasional, termasuk ABC dan CNN, yang menyebutkan bahwa pesawat itu terkena tembakan dari pihak Iran.

“Insiden ini sedang diselidiki,” tambahnya dengan nada tegas. Ia menutup pintu bagi spekulasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti peristiwa tersebut.

Peristiwa ini datang di tengah suasana konflik yang semakin memanas di wilayah Timur Tengah. Amerika Serikat dan Israel telah melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap Iran, menyusul peningkatan kekuatan militer AS yang signifikan di wilayah tersebut, termasuk pengiriman pesawat tempur canggih seperti F-35.

Sejak dimulainya serangan pada 28 Februari, di wilayah ini telah banyak jatuh korban jiwa dan kerusakan yang tidak sedikit. Tiga belas anggota militer AS telah tewas: enam di antaranya meninggal dalam kecelakaan pesawat pengisian bahan bakar KC-135, dan tujuh lainnya tewas dalam serangan yang dilancarkan oleh Iran di awal perang ini.

Selain itu, sekitar 200 personel militer AS juga telah terluka di tujuh negara di Timur Tengah sejak dimulainya konflik, meskipun sebagian besar dari mereka telah kembali bertugas sesuai dengan laporan militer AS.

Ini bukan pertama kalinya AS kehilangan pesawat selama periode konflik ini. Sebelumnya, tiga pesawat tempur F-15 telah secara keliru ditembak jatuh oleh pasukan Kuwait, dan sebuah pesawat pengisian bahan bakar KC-135 juga jatuh di Irak.

Namun, yang membuat peristiwa hari ini berbeda dan sangat penting adalah laporan bahwa pesawat yang terkena dampak kali ini adalah F-35, pesawat tempur siluman yang dianggap sebagai salah satu aset militer paling canggih milik AS. Ini adalah pertama kalinya ada laporan bahwa pesawat jenis ini terkena tembakan dari pihak Iran.

Saat ini, seluruh mata dunia tertuju pada hasil penyelidikan yang sedang dilakukan oleh Komando Pusat AS. Apakah laporan penembakan oleh Iran benar? Apakah ada kesalahan teknis yang menyebabkan pesawat tersebut harus mendarat darurat?

Sementara ketegangan di wilayah Timur Tengah terus meningkat, dan setiap peristiwa baru dapat mengubah dinamika konflik. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER