BerandaAcehAsap Tebal Akibat Kebakaran Lahan Picu Kecelakaan Beruntun di Tol Binjai–Stabat

Asap Tebal Akibat Kebakaran Lahan Picu Kecelakaan Beruntun di Tol Binjai–Stabat

Medan (Waspada Aceh) – Kecelakaan kendaraan secara beruntun terjadi di Jalan Tol Binjai–Stabat, tepatnya di Km 25+400 B arah menuju Pangkalan Berandan, Stabat, pada Rabu (4/3/2026).

Insiden ini dipicu oleh kepulan asap tebal hasil pembakaran lahan yang menyelimuti seluruh ruas jalan tol, sehingga mengganggu visibilitas pengemudi secara drastis.

Mengutip detik.com, Kasat PJR Ditlantas Polda Sumut AKBP Dhery Fajariandono dalam keterangannya pada Kamis (5/3/2026) menjelaskan bahwa asap tebal tersebut menutupi jalur main road jalan tol.

Asap muncul akibat pembakaran lahan yang dilakukan oleh seorang warga berinisial GSN. Meskipun petugas segera melakukan upaya pemadaman, api yang terbawa angin akhirnya menjalar hingga ke area right of way (ROW) jalan tol.

Karena api kian membesar dan asap semakin tebal menutup ruas jalan, petugas kemudian berkoordinasi dengan pihak Damkar dan mengerahkan kendaraan water tank untuk membantu proses pemadaman.

Namun, sebelum situasi terkendali sepenuhnya, asap tebal tersebut sudah memicu terjadinya kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan, yaitu Mitsubishi Xpander, Ford Ranger, dan satu kendaraan golongan III.

Akibat insiden ini, sejumlah korban mengalami luka-luka. Salah satu korban yang mengalami cedera parah adalah Fadli Agustian, Manajer PLN ULP Kualasimpang. Bersama istri dan dua anaknya, Fadli harus menjalani perawatan intensif bahkan operasi di sebuah rumah sakit swasta di Medan.

Selain itu, seorang penumpang bernama SS juga mengalami luka ringan pada bagian kaki.

Hingga saat ini, polisi telah memanggil seluruh pihak terkait, mulai dari pelaku pembakaran lahan hingga para korban kecelakaan, untuk dilakukan mediasi.

Pihak berwenang juga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan tanggung jawab hukum dan sanksi yang sesuai atas insiden yang merugikan banyak pihak ini.

Insiden ini kembali menjadi peringatan keras tentang bahaya pembakaran lahan yang tidak terkontrol, yang tidak hanya merusak lingkungan tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat di sekitarnya, termasuk pengguna jalan. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER