Banda Aceh (Waspada Aceh) – Berawal dari masa pandemi pada Desember 2021, Kopi Dara Banda Aceh hadir dengan konsep yang berbeda di kawasan Jalan Lingkar Kampus, tepatnya di depan UIN Ar-Raniry.
Coffee shop ini dibangun dengan satu gagasan utama yaitu menghadirkan ruang nongkrong yang lebih nyaman bagi perempuan. Nama “Kopi Dara” diambil dari bahasa Aceh, di mana “dara” berarti perempuan.
Konsep ini lahir dari kebutuhan akan ruang yang lebih inklusif dan nyaman, khususnya bagi mahasiswi yang ingin berkumpul, berdiskusi, atau mengerjakan tugas tanpa merasa kurang nyaman dengan suasana warkop yang umumnya didominasi laki-laki dan aktivitas merokok.
“Kami memang ingin menciptakan tempat yang nyaman untuk perempuan, apalagi karena lokasi kami berada di lingkungan kampus. Banyak mahasiswi yang datang untuk nugas atau sekadar nongkrong santai,” ujar Dian Zara, kasir Kopi Dara Banda Aceh. Kamis (26/2/2026)
Meski mengusung konsep ramah perempuan, Kopi Dara tetap terbuka untuk semua kalangan. Pengunjung laki-laki tetap dapat menikmati suasana dan menu yang tersedia, selama tetap menjaga kenyamanan bersama.
Sebagai coffee shop yang berada di kawasan pendidikan, kebutuhan akan konektivitas internet menjadi bagian penting dalam operasional sehari-hari. Aktivitas mahasiswa yang mengerjakan tugas, mengakses referensi digital, hingga mengikuti perkuliahan daring membuat internet stabil bukan lagi sekadar fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan utama.
“Internet sangat berpengaruh bagi kami. Karena dekat kampus, memang banyak mahasiswa yang mengerjakan tugas di sini. Dengan adanya koneksi yang stabil, tentu membantu operasional kami sekaligus memberikan kenyamanan bagi customer,” jelas Dian.
Sejak awal berdiri, Kopi Dara telah menggunakan layanan WIFI.ID melalui Indibiz Ruko dari Telkom untuk mendukung kebutuhan tersebut. Hingga kini, layanan tersebut dinilai mampu menjaga stabilitas koneksi baik untuk pengunjung maupun sistem internal usaha.
“Sejak pertama berdiri kami sudah berlangganan. Pengalamannya baik, jaringannya stabil, dan sejauh ini tidak pernah ada gangguan. Jadi operasional tetap berjalan lancar dan pelanggan juga nyaman,” tambahnya.
Selain menunjang aktivitas pengunjung, konektivitas internet juga mendukung sistem kasir dan kebutuhan digital internal lainnya. Stabilitas jaringan membantu memastikan pelayanan tetap optimal, terutama pada jam-jam ramai kunjungan mahasiswa.
Kehadiran Indibiz Ruko menjadi bagian dari upaya Kopi Dara dalam membangun usaha yang tidak hanya memiliki konsep kuat, tetapi juga siap secara infrastruktur digital. Perpaduan antara identitas yang jelas, segmentasi pasar yang spesifik, dan dukungan teknologi yang andal menjadi pondasi penting bagi keberlanjutan usaha di era digital saat ini.
Dengan pendekatan tersebut, Kopi Dara Banda Aceh menunjukkan bahwa ruang usaha lokal dapat tumbuh secara berkelanjutan ketika konsep bisnis dan kesiapan digital berjalan beriringan.
Kalau kamu juga ingin bisnis kamu berkembang di era digital dengan konektivitas yang stabil dan mendukung operasional seperti para pelaku usaha lainnya, yuk mulai sekarang.
Langganan via WhatsApp ke bit.ly/sapaindibiz, DM @indibizcare, atau telepon 1500250. Atau kamu ingin jadi agen affiliate resmi melalui program SOBIZ (Sobat Indibiz)? Daftar langsung di sobiz.indibiz.co.id dan mulai dapatkan komisinya. (*)



